Alquran dan Sains Ungkap Asal hingga Manfaat Buah Delima

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 05:37 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 16 2305033 alquran-dan-sains-ungkap-asal-hingga-manfaat-buah-delima-6vzot8mYoO.jpg Buah delima. (Foto: Crave Bits)

DELIMA atau Punica Granatum merupakan tanaman buah-buahan yang dapat tumbuh setinggi 5 hingga 8 meter. Tanaman ini diperkirakan berasal dari Iran, tapi sudah lama dikembangbiakkan di daerah Mediterania. Tanaman ini juga banyak ditanam di daerah China Selatan dan Asia Tenggara.

Bual delima ternyata juga disebutkan dalam kitab suci Alquran. Kemudian secara sains, delima memiliki keutamaan yang bisa diteliti oleh para ilmuwan. Demikian sebagaimana dikutip dari Buku Tafsir Ilmi 'Tumbuhan dalam perspektif Alquran dan Sains' yang disusun Lajnah Pentashihan Mushaf Alquran Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama Republik Indonesia dengan Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI).

Baca juga: Sains dan Alquran Ungkap Pentingnya Jaga Kebersihan Mulut 

Dijelaskan bahwa ar-rumman alias buah delima disebut sebanyak tiga kali dalam Alquran, salah satunya pada ayat berikut.

"Dan Dialah yang menurunkan air hujan dari langit, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu segala macam tumbuh-tumbuhan maka Kami keluarkan dari tumbuh-tumbuhan itu tanaman yang menghijau. Kami keluarkan dari tanaman yang menghijau itu butir yang banyak; dan dari mayang kurma mengurai tangkai-tangkai yang menjulai, dan kebun-kebun anggur, dan (Kami keluarkan pula) zaitun dan delima yang serupa dan yang tidak serupa. Perhatikanlah buahnya di waktu pohonnya berbuah dan (perhatikan pulalah) kematangannya. Sesungguhnya pada yang demikian itu ada tanda-tanda (kekuasaan Allah) bagi orang-orang yang beriman." (Quran Surah Al An'am Ayat 99)

Bersama-sama dengan zaitun, anggur, dan kurma; delima disebutkan dalam ayat Alquran. Penyebutan itu terkait tiga hal sekaligus, yakni indikasi adanya varietas atau kultivar buah, sedekah yang harus ditunaikan setiap kali panen, dan penjelasan tentang keburukan sifat boros.

Buah delima ditemukan tumbuh menyebar di seluruh dunia, mulai China hingga Amerika Serikat. Tidak hanya itu, sesungguhnya Alquran menyebut delima sebagai salah satu buah yang akan ditemukan di surga.

Delima berwarna kemerahan. Bagian dalamnya terdiri dari banyak daging buah yang berupa kantong-kantong membungkus biji. Daging buahnya mempunyai rasa manis keasaman dan menyegarkan.

Baca juga: Sains dan Alquran Ungkap Lebah adalah Serangga yang Diistimewakan Allah 

Dalam perspektif ilmu pengetahuan, delima berasal dari kawasan yang sekarang menjadi negara Iran. Pada masa Nabi Musa Alaihissalam, tumbuhan ini dipercaya sudah mulai dibudidayakan.

Pohon delima menyebar dengan cepat, bahkan dianggap sebagai tumbuhan asli di sekitar Himalaya dan India Utara. Peran buahnya dalam menu makanan terekam dalam catatan-catatan kuno yang ditemukan di kawasan ini.

Dari Iran pohon ini menyebar ke dataran di sekitar Laut Tengah hingga kawasan semigurun dan subtropis. Delima dapat dengan mudah hidup dan beradaptasi di kawasan dengan musim panas maupun musim dingin yang ekstrem.

Layaknya kurma dan zaitun, delima banyak digunakan sebagai makanan sehat karena kandungan protein dan lemaknya sangat kecil. Delima kaya akan sodium, riboflavin, thiamin, niasin, vitamin C, kalsium, serta fosfor.

Jus buah ini yang mengandung cukup banyak antioksidan banyak disukai di Timur Tengah. Antioksidan adalah pertahanan tubuh terhadap radikal bebas dan molekul-molekul yang merugikan, dan dipercaya memberi kontribusi terhadap penyakit jantung, penuaan dini, serta kanker.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Penyebab Bersin serta Menguap 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini