Roket Starship SpaceX Akan Bantu Bersihkan Sampah Luar Angkasa

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Jum'at 06 November 2020 16:22 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 06 16 2305396 roket-starship-spacex-akan-bantu-bersihkan-sampah-luar-angkasa-kuW6lsMAT6.jpg Ilustrasi Roket Starship. (Foto: SpaceX/Space.com)

ROKET Starship milik SpaceX akan membantu membersihkan sampah luar angkasa. Jika berjalan sesuai rencana, ada beberpa tugas Starship lainnya yang harus dilakukan. Mulai meluncurkan orang ke lokasi kosmik yang sangat jauh hingga membawa satelit ke orbit Bumi.

Presiden dan Chief Operating Officer SpaceX Gwynne Shotwell menyoroti peran Starship dalam pembersihan sampah luar angkasa. Ketika wawancara dengan majalah Time pada 22 Oktober lalu, dia mengatakan Starship akan pergi ke roket yang telah mati dan mengambil sampah itu di luar angkasa.

Baca juga: SpaceX Klaim Kecepatan Internet Buatannya Melebihi 160 Mbps 

Banyak ahli mengatakan bahwa sampah luar angkasa menjadi ancaman yang serius bagi manusia dan eksplorasi perbatasan di masa yang akan datang.

Dikutip dari Space, Jumat (6/11/2020), European Space Agency (ESA) menyatakan ada sekira 34.000 objek berdiameter lebih dari 4 inci (10 sentimeter) yang mengelilingi Planet Bumi saat ini.

Tidak sampai di situ, perkiraan selanjutnya ada 900.000 atau lebih objek orbital dalam kisaran 0,4 hingga 4 inci (1–10 cm) dan 128 pecahan antara 0,04 sampai 0,4 inci (1 mm–1 cm).

Semua bahan ini akan menimbulkan benturan karena kecepatannya sangat tinggi. Misalnya, Stasiun Luar Angkasa Internasional (Insternational Space Station/ISS) di ketinggian 250 mil (400 kilometer) ada benda bergerak dengan kecepatan sekira 28.160 km per jam.

Baca juga: NASA-SpaceX Siap Luncurkan 4 Astronaut Crew-1 ke Stasiun Luar Angkasa 

Pada Februari 2009 misalnya, satelit militer Rusia Kosmos 2251 yang mati meluncur ke satelit komunikasi operasional Iridium 33. Ini menghasilkan 1.800 puing yang dapat dilacak pada Oktober berikutnya.

Kemudian China dan India juga menghasilkan awan puing selama uji antisatelit masing-masing pada 2007 dan 2009.

Jika hal ini terus dibiarkan, maka ditakutkan satu atau dua tabrakan saja bisa membuat riam sampah luar angkasa. Hal ini akan menghasilkan awan puing yang menyebabkan kehancuran lebih lanjut.

Baca juga: SpaceX Akan Bangun Jaringan Internet di Planet Mars 

Maka itu, peluncuran Roket Starship dianggap sebagai langkah yang tepat untuk mengantisipasi masalah tersebut.

SpaceX saat ini sedang melakukan pengujian berulang menuju desain Starship terakhir. Jika semua berjalan sesuai rencana, Starship dapat melakukan perjalanan ke Planet Mars dalam waktu hingga 10 tahun.

Baca juga: Elon Musk Sebut Starship Meluncur ke Mars pada 2024 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini