Astronom Temukan Kembaran Bulan di Dekat Mars

Hantoro, Jurnalis · Senin 09 November 2020 08:08 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 09 16 2306387 astronom-temukan-kembaran-bulan-di-dekat-mars-qWL8pmMgZK.jpg Ilustrasi bulan. (Foto: NASA/Fox News)

SEKELOMPOK astronom menemukan kembaran bulan milik Planet Bumi di sekitar Mars. Benda tersebut diyakini sebagai asteroid di kejauhan yang mengikuti jejak gravitasi Mars. Dari dekat terlihat sangat mirip dengan bulan.

Asteroid yang dimaksud disebut (101429) 1998 VF31. Ini adalah bagian dari kelompok asteroid trojan yang berbagi orbit Mars. Trojan adalah benda langit yang jatuh ke dalam wilayah ruang yang seimbang secara gravitasi di sekitar planet lain, terletak 60 derajat di depan dan di belakang planet.

Baca juga: SpaceX Akan Bangun Jaringan Internet di Planet Mars 

Sebagian besar asteroid trojan yang diketahui berbagi orbit Jupiter, tetapi planet lain juga memilikinya, termasuk Mars dan Bumi. Hal yang membuat (101429) 1998 VF31 menarik adalah bahwa di antara asteroid trojan yang mengikuti di belakang Mars saat mengorbit matahari tampaknya unik.

Kelompok lainnya, yang disebut L5 Martian Trojans, semuanya termasuk apa yang dikenal sebagai Keluarga Eureka. Terdiri dari 5261 Eureka –trojan pertama Mars yang ditemukan– dan sekelompok pecahan kecil yang diyakini lepas dari batuan antariksa induknya.

Namun, 101429 berbeda. Dalam studi baru yang dipimpin para astronom dari Armagh Observatory and Planetarium (AOP) di Irlandia Utara, para peneliti ingin memeriksa alasannya.

Menggunakan spektrograf yang disebut X-SHOOTER pada Very Large Telescope (VLT) 8 m European Southern Observatory di Cile, tim tersebut memeriksa bagaimana sinar matahari memantulkan 101429 dan kerabat L5-nya di keluarga Eureka.

Baca juga: Elon Musk Sebut Starship Meluncur ke Mars pada 2024 

Tetapi sepertinya 101429 dan klan Eureka bukanlah kerabat. Analisis mengungkapkan 101429 menunjukkan kecocokan spektral untuk satelit yang lebih dekat dengan Bumi.

"Spektrum asteroid khusus ini tampaknya hampir mati-dering untuk bagian Bulan di mana ada batuan dasar terbuka seperti interior kawah dan pegunungan," jelas ahli astrokimia AOP Galin Borisov, seperti dikutip dari Science Alert, Senin (9/11/2020).

Meskipun belum bisa dipastikan mengapa itu terjadi, para astronom mengatakan masuk akal bahwa asteroid trojan ini dimulai di suatu tempat yang jauh dari Planet Mars, dan mewakili "fragmen peninggalan dari kerak padat asli bulan".

Jika itu benar, bagaimana bisa kembaran bulan yang telah lama hilang ini menjadi asteroid trojan yang terikat dengan orbit Mars?

Baca juga: Fosil Bukit Pasir Berusia 1 Miliar Tahun Ditemukan di Mars 

"Tata surya awal sangat berbeda dari tempat yang kita lihat sekarang," jelas penulis utama studi ini, astronom AOP Apostolos Christou.

"Ruang antara planet-planet yang baru terbentuk penuh dengan puing-puing dan tabrakan adalah hal yang biasa. Asteroid besar (planetesimal) terus-menerus menghantam bulan dan planet lain. Pecahan dari tabrakan semacam itu bisa saja mencapai orbit Mars saat planet itu masih terbentuk dan terjebak dalam awan trojan-nya," jelas dia.

Baca juga: Planet Mars Sangat Dekat dengan Bumi, Terulang 15 Tahun Lagi 

Ini adalah ide yang menawan, tetapi para peneliti mengatakan itu bukan satu-satunya penjelasan untuk masa lalu 101429. Mungkin juga asteroid trojan ini justru mewakili fragmen Mars yang terkelupas oleh insiden serupa; atau mungkin saja asteroid biasa yang melalui proses pelapukan radiasi matahari, akhirnya tampak seperti bulan.

Pengamatan lebih lanjut dengan spektrograf yang lebih kuat mungkin dapat menjelaskan lebih banyak tentang pertanyaan asal-usul ruang angkasa ini, seperti halnya misi pesawat ruang angkasa di masa depan yang dapat mengungkap perjalanan ke asteroid trojan, memperoleh spektrum di Mars atau bulan untuk perbandingan langsung dengan data asteroid .

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini