Ledakan Bintang Supernova Diduga Berperan dalam Sejarah Iklim Bumi

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Jum'at 13 November 2020 18:29 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 13 16 2309041 ledakan-bintang-supernova-diduga-berperan-dalam-sejarah-iklim-bumi-4XZ8ifioWe.jpg Ledakan bintang supernova. (Foto: NASA/Space.com)

PARA ilmuwan dalam sebuah penelitian memperkirakan ledakan bintang supernova memiliki peran besar dalam sejarah iklim Bumi, meskipun masih bersifat tentatif. Supernova yang terdekat telah meninggalkan jejak di Bumi selama 40.000 tahun terakhir. Studi baru ini juga mengungkapkan hal tersebut berpotensi mengganggu iklim Planet Bumi.

Baca juga: Satelit NASA Rekam Peristiwa Bintang Besar Meledak 

"Ini adalah peristiwa ekstrem, dan potensi efeknya tampaknya cocok dengan catatan cincin pohon," kata penulis studi itu, Robert Brakenridge, sebagaimana dikutip dari Space.com, Jumat (13/11/2020).

Robert menyusun daftar 18 supernova, ledakan dahsyat yang menandai kematian beberapa bintang yang terjadi dalam jarak 4.900 tahun cahaya dari Bumi. Dia kemudian membandingkan perkiraan waktu kejadian kosmik ini dengan lonjakan karbon-14 yang diamati dalam catatan cincin pohon.

Karbon 14 merupakan isotop radioaktif karbon yang mengandung delapan neutron dalam inti atomnya. Karbon-14 langka di Bumi dan hanya dapat terbentuk jika mendapat pengaruh radiasi berenergi tinggi yang mengalir dari luar angkasa.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Isotop Radioaktif dari Supernova di Dasar Laut 

"Biasanya jumlahnya tetap dari tahun ke tahun. Pohon mengambil karbon dioksida, dan sebagian dari karbon itu menjadi radio karbon," lanjut Robert.

Berdasarkan hasil temuan Robert, delapan ledakan bintang supernova terdekat dalam daftarnya terjadi bersamaan dengan peristiwa lonjakan radiokarbon. Tidak lama setelah ledakan itu, tingkat radiokarbon di Bumi meningkat hingga 3 persen.

Baca juga: Teleskop Luar Angkasa Tangkap Ledakan Supernova Raksasa di Galaksi Meathook 

Dia bukan satu-satunya ilmuwan yang mengaitkan peristiwa supernova dengan iklim Bumi. Penelitian lain juga sudah pernah menyebutkan bahwa ledakan bintang di sekitarnya dapat berkontribusi pada kepunahan massal dan pergeseran iklim.

Meskipun temuan Robert belum konklusif, setidaknya ini menjadi pertanda dibutuhkannya lebih banyak penelitian tentang hubungan supernova dengan radiokarbon.

Baca juga: Teleskop NASA Hubble Temukan Jenis Baru Supernova 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini