Elon Musk Ngaku Positif Corona, Bagaimana Peluncuran Astronaut Crew-1?

Hantoro, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 12:42 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 16 2309477 elon-musk-ngaku-positif-covid-19-bagaimana-peluncuran-astronaut-crew-1-QqzFiSkB2B.jpg Elon Musk. (Foto: Joel Kowsky/NASA/Space.com)

ELON Musk, pendiri sekaligus CEO SpaceX, mengumumkan baru saja menjalani rangkaian tes virus corona (covid-19). Ia melakukan empat kali pengetesan dalam sehari, dan mendapat hasil beragam. Dari empat kali tes, Musk mengaku mendapat dua hasil negatif dan dua hasil positif.

"Diuji untuk covid empat kali hari ini. Dua tes hasilnya negatif, dua hasilnya positif. Mesin yang sama, tes yang sama, perawat yang sama. Tes antigen cepat dari BD," ungkap Elon Musk melalui akun Twitter-nya @elonmusk yang diunggah larut malam kemarin, sebagaimana dikutip dari Space.com, Sabtu (14/11/2020).

Baca juga: Elon Musk 4 Kali Tes Covid-19 dalam Sehari, Hasilnya 2 Negatif dan 2 Positif 

Keadaan Elon Musk ini terjadi menjelang peluncuran empat astronaut Misi Crew-1 ke Stasiun Luar Angkasa Internasional (ISS) pada akhir pekan ini. Misi tersebut merupakan hasil kerja sama SpaceX dan NASA. Lalu bagaimana peluncuran astronaut Crew-1?

Peluncuran SpaceX Crew-1 dengan NASA sendiri dijadwalkan lepas landas dari Badan Antariksa Kennedy di Florida pada Minggu 15 November sekira pada pukul 19.27 EST (0027 GMT pada 16 November). NASA telah berhati-hati tentang kesehatan kru sejak lama sebelum covid-19 mewabah dan telah mengarahkan karyawan bekerja dari jarak jauh untuk memperlambat persebaran penyakit.

Elon Musk dan Jim Bridenstine mengunjungi astronaut Misi Crew-1. (Foto: NASA/Space.com)

"Ketika seseorang dites positif covid di sini di Pusat Antariksa Kennedy dan di seluruh NASA, kebijakan kami bagi orang itu untuk mengarantina dan mengisolasi diri, jadi kami mengantisipasi hal itu akan terjadi," kata Administrator NASA Jim Bridenstine.

Keterangan ini hadir ketika ditanya tentang tweet Musk yang mengumumkan telah menerima tes positif dan negatif. Bridenstine mengatakan dia telah berbicara dengan Musk dua hari lalu, sebelum masalah pengujian muncul.

"Kami mencari SpaceX untuk melakukan pelacakan kontak yang sesuai. Tentu saja jika ada perubahan yang perlu dilakukan, kami akan melihat itu. Tapi sekarang masih sangat dini untuk mengetahui apakah ada perubahan yang diperlukan pada saat ini," katanya.

Baca juga: Citra Kirana Jadi Satu-satunya Hijabers Indonesia di 100 Most Beautiful Faces

Bridenstine menekankan bahwa dirinya tidak mengetahui adanya kontak antara Musk dan empat astronaut yang dijadwalkan menaiki Crew-1. Astronot NASA Mike Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker serta astronaut Jepang Soichi Noguchi dijadwalkan tinggal dan bekerja di ISS selama 6,5 bulan.

Ketika ditanya apakah peluncuran akan ditunda jika ada kontak antara Musk dan anggota kru teridentifikasi, Bridenstine menolak untuk mengatakan.

Sebelumnya Steve Stich, manajer program untuk Program Kru Komersial NASA, mengatakan kru memasuki "karantina ringan" pada 24 dan 25 Oktober ketika mereka masih bisa tinggal di rumah bersama keluarga. Lalu memasuki karantina yang lebih ketat pada 31 Oktober.

"Banyak yang harus dipelajari. Astronaut kami telah berada di karantina selama berminggu-minggu, dan mereka seharusnya tidak melakukan kontak dengan siapa pun. Mereka harus dalam kondisi yang baik," ungkapnya, Rabu 28 Oktober.

Baca juga: Elon Musk Sebut Starship Meluncur ke Mars pada 2024 

Selama konferensi pers Crew-1 lainnya sore ini, Direktur Senior Program Penerbangan Luar Angkasa SpaceX Benji Reed mengatakan bahwa perusahaan memiliki "semua perlindungan di tempat" yang diperlukan untuk menjaga keselamatan semua personel jika terjadi tes covid-19 positif.

Astronaut Misi Crew-1. (SpaceX/NASA)

"Kami melakukan pelacakan kontak yang perlu dilakukan, dan saya dapat meyakinkan semua orang bahwa kami mencari yang baik untuk peluncuran Crew-1 dan semua personel penting yang terlibat," kata Reed.

Baca juga: Setelah 2 Tahun Starman Capai Titik Terdekat dengan Mars 

Norm Knight, wakil manajer Direktorat Operasi Penerbangan di Johnson Space Center NASA di Houston, menekankan bahwa protokol keselamatan berlaku untuk semua orang.

"Tidak masalah apakah Anda Elon Musk atau Jim Bridenstine. Jika Anda belum memenuhi protokol tersebut, atau jika salah satu protokol tersebut telah disusupi, maka kami tidak akan membiarkan Anda berada di dekat kru," kata Knight dalam konferensi pers.

Sebelumnya ketika percobaan peluncuran pertama awak SpaceX pada 27 Mei yang dinamai Demo-2, Elon Musk bersama Jim Bridenstine mengunjungi astronaut NASA Doug Hurley dan Bob Behnken.

Baca juga: Elon Musk Ungkap Manusia Harus Pindah ke Mars, Ini Alasannya 

Musk dan Bridenstine mengenakan masker dan menjaga jarak, sementara kedua astronaut mengenakan pakaian antariksa sebelum menuju landasan peluncuran. Musk dan Bridenstine yang mengenakan masker berdiri di kejauhan dari para astronaut yang dipandu oleh penjagaan.

Percobaan peluncuran itu dibatalkan karena cuaca. Musk tidak mengunjungi mereka lagi sebelum peluncurannya yang sukses pada 30 Mei, meskipun ia terlihat tanpa masker (seperti halnya orang lain) di pusat kendali peluncuran di Kennedy Space Center.

Baca juga: Misi Crew-1 SpaceX dan NASA Siap Diluncurkan Akhir Pekan Ini 

Elon Musk. (Foto: Business Insider)

1
3

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini