Sains dan Alquran Lebih Dulu Ungkap Kehidupan Luar Biasa Nyamuk

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Sabtu 14 November 2020 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 14 16 2309521 sains-dan-alquran-lebih-dulu-ungkap-kehidupan-luar-biasa-nyamuk-862UHzxbZv.jpg Ilustrasi nyamuk. (Foto: Erop Kameneb/Unsplash)

NYAMUK merupakan hewan jenis serangga yang termasuk Ordo Diptera. Nyamuk juga tergolong famili Culicidae; genus yang berada dalam kelompok ini mencakup Anopheles, Culex, Psorophora, Ochlerotatus, Aedes, Sabethes, Wyeomyia, Culiseta, dan Haemagoggus. Jumlahnya sekira 35 genera yang merangkum 2.700 spesies.

Ternyata keberadaan dan fakta-fakta mengenai nyamuk sudah lebih dulu dijelaskan dalam kitab suci Alquran. Hal ini sebagaimana dijelaskan pada buku 'Sains Dalam Alquran' karya Nadiah Thayyarah.

Nyamuk mempunyai 100 mata pada kepalanya, 48 gigi di dalam mulutnya, dan 3 jantung. Satu jantung sebagai pusat, sedangkan 2 jantung lainnya untuk mengatur kedua sayapnya.

Seranggga ini mempunyai radar yang dapat mendeteksi berbagai hal. Dengan radar itulah nyamuk mengetahui suatu objek dengan cara merasakan suhu yang dipancarkan.

Baca juga: Alquran dan Sains: Bulan Ternyata Mengikuti Matahari 

Tidak seperti manusia, nyamuk tak dapat melihat bentuk dan warna. Ia bisa mendeteksi keberadaan manusia karena suhu manusia lebih tinggi daripada suhu benda-benda lain di dalam ruangan yang ditempati manusia.

Nyamuk mempunyai organ yang dapat mengencerkan darah yang disedotnya dari tubuh manusia, sehingga darah itu mengalir dengan mudah melalui sungutnya yang halus. Nyamuk juga memiliki organ yang bisa membius.

Seandainya nyamuk membenamkan sungutnya ke kulit orang yang tidur dan orang itu bisa merasakan gigitan tersebut, tentu nyamuk langsung dibunuh sebelum sempat mengambil sedikit pun darah dari orang itu.

Kecepatan kepak sayap nyamuk mencapai 600 kepakan per detik. Oleh karena itu, kepakan sayap nyamuk bisa menimbulkan suara dengungan.

Baca juga: Sains dan Alquran Jelaskan Kehidupan Hewan Mirip Manusia 

Umumnya nyamuk dikenal sebagai serangga pengisap darah dan hidup dari darah yang diisapnya. Namun, informasi tersebut ternyata tidak benar. Sebab, hanya nyamuk betina yang mengisap darah. Ia mengisap darah bukan untuk dimakan, karena makanan nyamuk pada umumnya adalah sari-sari bunga.

Nyamuk betina mengisap darah karena sedang bertelur, dan telur itu membutuhkan protein untuk tumbuh. Dengan demikian, nyamuk menjaga kelangsungan generasinya dengan cara seperti ini.

Nyamuk merupakan salah satu hewan yang disebutkan di dalam Alquran. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya.

"Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang kafir mengatakan: 'Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk perumpamaan?' Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang fasik." (Quran Surah Al Baqarah Ayat 26)

Baca juga: Alquran dan Sains Jelaskan Hujan Bisa Memurnikan Air Bumi 

Dalil ini menunjukkan betapa pentingnya seekor nyamuk sehingga dijadikan sebagai suatu perumpamaan. Sains modern mengungkap banyak hal tentang nyamuk yang hampir-hampir tidak bisa dipercaya oleh nalar manusia.

Wallahu a'lam bishawab.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini