Penelitian Ungkap Lapar Bisa Membuat Gampang Marah, Ini Penjelasannya

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Senin 16 November 2020 21:31 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 16 16 2310458 penelitian-ungkap-lapar-bisa-membuat-gampang-marah-ini-penjelasannya-cyezfvfyfu.jpg Ilustrasi. (Foto: Thedailymeal)

SAAT perut terasa lapar, seseorang dinilai cenderung lebih mudah tersinggung dan emosional bahkan karena masalah sepele. Namun, benarkah ada korelasi antara rasa lapar dengan emosi?

Ada alasan fisiologis bahwa suasana hati akan menurun ketika rasa lapar meningkat dan melibatkan glukosa darah. Ini juga yang menjadi alasan mengapa penderita diabetes lebih sering murung atau bingung ketika kadar gula darahnya rendah.

Baca juga: Ilmuwan Temukan Danau Kuno Terkubur Es Setebal 1 Mil di Greenland 

Tubuh memproses makanan yang dimakan menjadi asam amino, lemak, dan gula sederhana seperti glukosa. Secara khusus, otak bergantung pada fungsi glukosa.

Kemungkinan Anda akan gagap ketika berbicara, sulit untuk konsentrasi, dan membuat kesalahan sederhana. Rasa cemas, pusing, dan gemetar akan terasa. Ada juga kemungkinan marah terhadap sesuatu hal yang biasanya tidak membuat Anda emosional.

Dikutip dari Mental Floss, Senin (16/11/2020), korelasi antara gula darah rendah dan amarah yang begitu kuat dibuktikan melalui sebuah penelitian pada tahun 1984. Penelitian ini memprediksi kekerasan dari orang-orang yang kesulitan mengatur glukosa darahnya.

Baca juga: Tengkorak Manusia Purba Berusia 2 Juta Tahun Ditemukan di Gua Afrika 

Ketika glukosa hampir habis, otak akan mengirim pesan ke organ tertentu untuk meningkatkan level Anda kembali. Ini akan memicu adrenalin dan bisa membuat Anda cepat marah.

Jadi ketika perasaan itu mulai muncul saat Anda lapar, pilihan terbaik makanan yang harus dikonsumsi seperti kacang-kacangan, alpukat, yougurt Yunani, hingga telur. Makanan ini memiliki nutrisi dan mampu menstabilkan kadar gula darah.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini