Trump dan Biden Apresiasi Kesuksesan Peluncuran Roket Misi Crew-1

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Selasa 17 November 2020 14:10 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 17 16 2310979 trump-dan-biden-apresiasi-kesuksesan-peluncuran-roket-misi-crew-1-0EXkzztDcL.jpg Donald Trump dan Joe Biden. (Foto: Reuters)

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump dan presiden terpilih Pemilu 2020 Joe Bidan menyampaikan apresiasi atas peluncuran Roket Falcon 9 yang membawa empat astronaut dalam Misi Crew-1. Peluncuran dilakukan dari Kennedy Space Center di Florida pada Minggu 15 November 2020, pukul 19.27 waktu setempat.

Crew-1 menjadi misi pertama kerja sama SpaceX dan NASA yang menerbangkan empat kru yakni astronaut NASA Michael Hopkins, Victor Glover, Shannon Walker; serta astronaut Jepang Soichi Noguchi.

Baca juga: SpaceX dan NASA Sukses Luncurkan Roket Misi Crew-1 ke ISS 

Sebelum peluncuran Roket Misi Crew-1, uji coba terbang Demo-2 juga telah mengirim dua astronaut ke International Space Station (ISS) untuk tinggal di sana selama dua bulan.

"Peluncuran yang hebat. @NASA menjadi bencana tertutup saat kami mengambil alih. Sekarang, sekali lagi ini menjadi pusat antariksa 'terpanas' paling maju, di dunia, saat ini," demikian tweet Donal Trump pada Minggu malam, sebagaimana dikutip dari Space, Selasa (17/11/2020).

Peluncuran Roket Falcon 9 yang membawa empat astronaut Misi Crew-1 ke ISS. (Foto: Joel Kowsky/NASA/The Verge)

Tidak hanya Trump, presiden terpilih AS dalam Pilpres 2020 yakni Joe Biden juga turut memberikan komentar atas keberhasilan peluncuran Roket Misi Crew-1 menuju ISS.

Baca juga: 7 Eksperimen Unik di Balik Misi Crew-1 ke Stasiun Luar Angkasa 

"Selamat kepada NASA dan SpaceX atas peluncuran hari ini. Ini adalah bukti kekuatan sains dan apa yang dapat kami capai dengan memanfaatkan inovasi, kecerdasan, dan tekad kami. Saya bergabung dengan semua orang Amerika dan orang Jepang dalam mendoakan agar para astronaut berhasil dalam perjalanan mereka," demikian tulis Biden.

Biden juga baru-baru ini menunjuk tim transisi berisi delapan orang untuk NASA. Tim tersebut termasuk mantan kepala ilmuwan NASA, Ellen Stofan dan Waleed Abdalati, serta mantan astronaut Pam Melroy.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini