Ini Penjelasan Lengkap Alquran dan Sains Terkait Fenomena 4 Musim di Bumi

Ahmad Luthfi, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 04:01 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 16 2311348 ini-penjelasan-lengkap-alquran-dan-sains-terkait-fenomena-4-musim-di-bumi-b5R239F6br.jpg Musim dingin. (Foto: Adam Chang/Unsplash)

SETIAP negara di Bumi memiliki musim berbeda-beda. Ada negara yang mempunyai dua hingga empat musim. Melalui peralihan musim ini memberikan keseimbangan bagi alam dan kelangsungan kehidupan manusia. Jikalau makhluk hidup hanya merasakan satu musim, maka bisa menimbulkan pengaruh buruk.

Adanya empat musim di Bumi ini ternyata telah lebih dulu dibahas dalam kitab suci Alquran. Ulama juga membahas fungsi dari pergantian empat musim ini, salah satunya Ibnu Qoyyim Al Jauziah. Demikian sebagaimana dirangkum Okezone.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Tulang Berhubungan dengan Memiliki Keturunan 

Dijelaskan bahwa saat musim dingin, hawa panas tersimpan di dalam gua-gua, perut Bumi, dan gunung; sedangkan di luar dalam keadaan dingin. Tubuh hewan-hewan menjadi kuat, begitu juga alam, dan panas yang menerpa tubuh selama musim panas diganti dengan hawa dingin.

Pada musim semi, tanaman mulai merekah. Pepohonan mulai muncul dengan bunga, sedangkan hewan mulai berkembang biak.

Lalu ketika musim panas, udara memuai, tanaman serta buah menjadi sulit tumbuh. Musim panas bisa menjadi menakutkan apabila berlangsung dalam waktu yang begitu lama.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Bulan Pernah Panas seperti Matahari 

Hal ini sebagaimana firman Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Alquran Surah Al A'raf Ayat 130 yang artinya:

"Dan sesungguhnya Kami telah menghukum (Firaun dan) kaumnya dengan (mendatangkan) musim kemarau yang panjang dan kekurangan buah-buahan, supaya mereka mengambil pelajaran." (QS Al A’raf: 130)

Berikutnya saat musim gugur tiba, udara mulai berubah menjadi dingin. Suhu panas berangsur lenyap. Allah Subhanahu wa ta'ala menciptakan musim ini dengan hikmah-Nya untuk fase transisi antara musim panas dan dingin. Dengan demikian, binatang tidak mati yang disebabkan perubahan cuaca secara tiba-tiba.

Ketika musim gugur tiba, manusia bisa melihat daun tanaman mulai berwarna kuning dan berguguran untuk menyambut musim berikutnya, yakni musim dingin atau salju. Allah Subhanahu wa ta'ala berfirman yang artinya:

"Apakah kamu tidak memerhatikan bahwa sesungguhnya Allah menurunkan air dari langit maka diaturnya menjadi sumber-sumber air di Bumi kemudian ditumbuhkan-Nya dengan air itu tanaman-tanaman yang bermacam-macam warnanya, lalu ia menjadi kering lalu kamu melihatnya kekuning-kuningan, kemudian dijadikannya hancur berderai-derai. Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat pelajaran bagi orang-orang yang mempunyai akal." (QS Az-Zumar: 21)

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Sains dan Alquran Lebih Dulu Ungkap Kehidupan Luar Biasa Nyamuk 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini