Tiba di ISS, Ini Tugas yang Akan Dilakukan Astronaut Crew-1

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Rabu 18 November 2020 10:15 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 18 16 2311460 tiba-di-iss-ini-tugas-yang-akan-dilakukan-astronaut-crew-1-wJyUo4sDdx.jpg Empat astronaut Misi Crew-1 di Stasiun Luar Angkasa Internasional. (Foto: SpaceX/NASA)

EMPAT astronaut Misi Crew-1 baru saja diluncurkan ke International Space Station (ISS) menggunakan Roket Falcon 9 dari Kennedy Space Center di Florida, Amerika Serikat. Mereka pun dilaporkan sudah tiba dan memulai tugasnya di sana.

Keempat astronaut tersebut adalah Michael Hopkins, Victor Glover, dan Shannon Walker dari NASA; serta Soichi Noguchi dari Badan Eksplorasi Dirgantara Jepang (JAXA). Mereka akan tinggal di ISS selama enam bulan.

Baca juga: Trump dan Biden Apresiasi Kesuksesan Peluncuran Roket Misi Crew-1 

"Kami siap untuk misi ini. Kami siap untuk enam bulan ke depan berada di Stasiun Luar Angkasa Internasional, dan kami siap untuk kembali," ujar Hopkins, seperti dikutip dari Space.

Peluncuran Roket Falcon 9 yang membawa empat astronaut Misi Crew-1 ke ISS. (Foto: Joel Kowsky/NASA/The Verge)

Misi kerja sama SpaceX dan NASA ini bertujuan meningkatkan okupansi ISS. Para astronaut memiliki tugas menyalakan seperangkat instrumen ilmiah di bagian luar stasiun. Diketahui saat ini instrumen tersebut tidak aktif.

Kemudian karena menjadi yang pertama, Misi Crew-1 juga akan membantu NASA dan SpaceX menyempurnakan prosedur untuk memastikan bahwa penerbangannya berjalan lancar di masa depan.

Baca juga: 7 Eksperimen Unik di Balik Misi Crew-1 ke Stasiun Luar Angkasa 

Misi Crew-1 sendiri merupakan puncak dari program Kru Komersial NASA yang telah dikerjakan selama bertahun-tahun.

Selama beberapa dekade, NASA memproduksi dan mengembangkan pesawat ruang angkasa sendiri secara internal. Namun, perusahaan SpaceX memiliki kendaraan yang dirancang dan dapat digunakan oleh NASA.

Peluncuran ini juga dinilai menjadi langkah besar dalam membawa penerbangan luar angkasa kembali dilakukan AS sendiri. Sebelumnya, NASA mengandalkan pesawat luar angkasa Soyuz Rusia untuk mengirim astronautnya ke orbit.

"Ini mengasyikkan, terutama dengan Crew-1 menjadi pertama kalinya kami menempatkan empat orang di kapsul luar angkasa, sebagai manusia, itu sangat keren. Ini misi terpanjang dari kapsul AS berawak yang pernah ada," ujar Anthony Vareha, direktur penerbangan Misi Crew-1.

Baca juga: Ini Respons Elon Musk Setelah Tidak Bisa Hadiri Peluncuran Crew-1 

International Space Station (ISS). (Foto: NASA/Science Alert)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini