Sains dan Alquran Ungkap Proses Tumbuh Biji-bijian hingga Gizinya

Novie Fauziah, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 17:45 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 16 2312832 sains-dan-alquran-ungkap-proses-tumbuh-biji-bijian-hingga-gizinya-ZrMvckk20I.jpg Ilustrasi biji-bijian. (Foto: Rawpixel/Freepik)

BIJI-bijian merupakan bagian penting dari tumbuh-tumbuhan, seperti pepohonan besar, sayuran, dan buah-buahan. Dikutip dari 'Buku Pintar Sains dalam Alquran Mengerti Mukjizat Ilmiah Firman Allah' yang ditulis oleh Dr Nadiah Thayyarah, kata biji-bijian di dalam kitab suci Alquran sampai disebut sebanyak 12 kali. Enam di antaranya, yaitu:

"... serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada setiap bulir ada seratus biji ..." (Quran Surah Al Baqarah Ayat 261)

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Atmosfer Pelindung Bumi Beserta Isinya 

"... suatu tanda (kekuasaan Allah yang besar) bagi mereka adalah bumi yang mati. Kami hidupkan bumi itu dan Kami keluarkan darinya biji-bijian, maka darinya pula mereka makan." (QS Yasin: 33)

"… tiada sehelai daun pun yang gugur melainkan Dia mengetahuinya (pula), dan tidak jatuh sebutir biji-pun dalam kegelapan bumi, dan tidak sesuatu yang basah atau yang kering, melainkan tertulis dalam kitab yang nyata (Lauh Mahfudz)." (QS Al An‘am: 59)

Biji Pala (Foto: Shutterstock)

"Sesungguhnya Allah menumbuhkan butir tumbuh-tumbuhan dan biji buah-buahan ..." (QS Al An‘am: 95)

"... yang dimakan oleh tujuh ekor sapi betina yang kurus dan tujuh bulir (gandum) yang hijau dan (tujuh) lainnya yang kering ..." (QS Yusuf: 46)

"... apa yang kamu tuai hendaklah kamu biarkan di bulirnya kecuali sedikit untuk kamu makan ..." (QS Yusuf: 47)

Baca juga: Ini Penjelasan Lengkap Alquran dan Sains Terkait Fenomena 4 Musim di Bumi 

Selain itu kata "biji" dan "bulir" seluruhnya disebut sebanyak 17 kali dalam Alquran. Kata "biji" disebutkan lebih sedikit daripada kata "kurma" yang disebut sebanyak 20 kali dalam Alquran.

Kemudian hal ini dianggap sebagai salah satu mukjizat Alquran, karena menempatkan "biji" pada posisi yang penting sebagai unsur makanan, dan hal itu sejalan dengan prinsip dalam ilmu gizi modern.

Biji-bijian terdiri atas gandum, jelai, beras, burghul (jagung giling kasar), haver (oat), dan jagung. Biji-bijian itu kaya akan karbohidrat dengan kadar 70 persen dari bobotnya dan juga kaya akan protein serta rendah kandungan lemaknya.

Ilmu gizi modern telah menegaskan pentingnya gandum serta jelai, dan itu sejalan dengan ayat-ayat Alquran.

Wallahu a'lam bishawab.

Baca juga: Alquran dan Sains Ungkap Tulang Berhubungan dengan Memiliki Keturunan 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini