Andalkan AI, Facebook Klaim Akan Lebih Serius Tangani Ujaran Kebencian

Anjasman Situmorang, Jurnalis · Jum'at 20 November 2020 14:17 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 20 16 2313037 andalkan-ai-facebook-klaim-akan-lebih-serius-tangani-ujaran-kebencian-U49Xlwk3iP.jpg Ilustrasi Facebook. (Foto: Cnet)

FACEBOOK menyatakan akan lebih serius mendeteksi ujaran kebencian dengan memanfaatkan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI). Hal ini menyusul laporan triwulan Facebook yang mencakup prevalensi ujaran kebencian.

Pihak perusahaan memperkirakan ada 0,10 hingga 0,11 persen dari apa yang dilihat pengguna Facebook melanggar aturan ujaran kebencian. Ini artinya 10 hingga 11 tampilan perkataan mendorong ujaran kebencian dari setiap 10.000 konten.

Baca juga: Facebook-Instagram Izinkan Pembuat Video dan Gambar Ajukan Hak Cipta 

Facebook tetap ingin menghapus setiap ujaran kebencian sebelum ada laporan dari pengguna. Selama tiga bulan terakhir, sekira 95 persen ujaran kebencian di Facebook dan Instagram sudah dihapus.

Hal tersebut menjadi sebuah kemajuan yang pesat mengingat pada 2017 hanya sekira 24 persen ujaran kebencian yang diatasi secara proaktif.

Ilustrasi Facebook. (Foto: Michele Doying/The Verge)

Dikutip dari The Verge, Jumat (20/11/2020), pada kuartal terakhir 2019 ada 645.000 konten yang telah dihapus. Peningkatan pada kuartal ketiga 2020 yang telah menghapus 6,5 juta konten ujaran kebencian.

Baca juga: Update Google Maps Beri Persebaran Covid-19 hingga Kepadatan Angkutan Umum 

Facebook mengatakan beberapa dari penghapusan itu berkat adanya kecerdasan buatan. Pada Mei lalu, Facebook membuat kompetisi penelitian untuk sistem yang dapat mendeteksi "meme kebencian" dengan baik. Sistem tersebut dapat menganalisis teks dan gambar secara bersamaan.

Meski begitu, pendekatan ini memiliki batasan yang jelas. Penghapusan konten ujaran kebencian itu tergantung pada kemampuan Facebook dan sistemnya menganalisis banyak bahasa dan menangkap tren khusus di suatu negara.

(han)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini