Bos Xbox: Fanatisme Buta terhadap Konsol Bisa Merusak Industri

Sazili Mustofa, Jurnalis · Jum'at 27 November 2020 15:19 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 16 2317412 bos-xbox-fanatisme-buta-terhadap-konsol-bisa-merusak-industri-xZeH0lMwJw.jpg Xbox (Foto:Dok Okezone)

SAN FRANCISCO - Head of Xbox Phil Spencer kepada The Verge mengatakan, fanatisme buta pengguna konsel terhadap konsol pilihan mereka tidaklah baik. Dia mengambil sikap melawan fanatisme dalam industri, di mana kelompok gamer berjuang untuk melindungi kehormatan konsol mereka.

Meskipun Spencer telah menghabiskan hampir seluruh kehidupan kerjanya di industri game, dia mengaku fanatisme menjadi sangat beracun. Ini satu-satunya hal yang akan memaksanya keluar dari industri game.

“Fanatisme dalam industri, jika ada sesuatu yang akan membuat saya keluar dari industri, sebenarnya memang begitu," kata Spencer di podcast Decoder The Verge yang dikutip dari Tech Radar, Jumat (27/11/2020).

Baca Juga: Switch Jadi Konsol Game Terlaris di AS, Kalahkan PlayStation dan Xbox

Ketika disinggung mengenai individu yang berperang untuk mempertahankan game atau konsol favorit mereka, Spencer berkata, itu sangat tidak menyenangkan baginya. “Bagi saya, itu salah satu hal terburuk tentang industri kami,” katanya.

Baca Juga: Switch Jadi Konsol Game Terlaris di AS, Kalahkan PlayStation dan Xbox

Seperti diketahui, Spencer telah mengambil sejumlah langkah untuk memperluas ekosistem Xbox selama beberapa tahun terakhir. Misalnya, menghadirkan semua game Xbox Games Studio ke PC dan memperkenalkan streaming cloud ke perangkat Android melalui Xbox Game Pass Ultimate.

Perusahaan bahkan telah mempunyai lampu hijau sebelumnya, di mana Xbox eksklusif untuk platform lain seperti Ori dan Will of the Wisps untuk Nintendo Switch. Lalu bekerja sama untuk berbagai persilangan dan kemitraan. Spencer melangkah lebih jauh dengan menyatakan Sony dan Nintendo bahkan bukan pesaing terbesar Microsoft.

Sebenarnya, sikap apatis terhadap produk dan layanan game yang mereka buat yang merupakan ancaman nyata. Spencer juga memperingatkan, fanatisme konsol pada akhirnya akan merusak industri game dalam jangka panjang.

(amr)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini