Galaxy Tab A7, Alternatif Laptop Penopang Aktivitas Kerja dan Belajar

Tim Okezone, Jurnalis · Sabtu 28 November 2020 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2020 11 27 16 2317562 galaxy-tab-a7-alternatif-laptop-penopang-aktivitas-kerja-dan-belajar-VJkviJvVHU.jpg Samsung Galaxy Tab A7 (foto: Samsung)

JAKARTA - Terjadinya pandemi Covid-19 disusul pembatasan sosial membuat kita harus membatasi aktivitas bekerja dan belajar di rumah. Maka keberadaan Perangkat Teknologi yang mendukung menjadi sangat penting. Tapi tantangannya adalah perangkat kerja maupun belajar itu sebaiknya tak hanya canggih tapi juga memiliki fleksibilitas tinggi.

Fleksibilitas itu mencakup kemudahan untuk mobilitas dan compatibility dengan berbagai aplikasi serta perangkat lain. Dalam hal inilah perangkat kerja macam tablet menjadi alternatif yang menarik dibandingkan laptop, smartphone, apalagi desktop.

Perpaduan antara layar yang luas, mobilitas yang tinggi karena form factor-nya ringan dan ringkas, sistem operasi yang didukung banyak aplikasi kerja dan belajar, dan kemudahan untuk berbagi antar perangkat, menjadi nilai lebih yang dimiliki tablet, dibandingkan perangkat kerja lain.

Tab A7

Untuk itulah Samsung baru-baru ini meluncurkan tablet Galaxy Tab A7, tablet Rp4 jutaan yang serbaguna. Tablet ini mampu mendukung kerja dan belajar di rumah, serta dapat menghadirkan hiburan di rumah untuk melepaskan ketegangan. Berikut ini adalah beberapa hal yang bisa dilakukan Tab A7 sebagai alternatif laptop:

Baca Juga: Fitur Focus Mode Galaxy Tab A7 Bantu Selesaikan Target Pekerjaan

Baca JugaSmartphone Oppo A53s dengan Baterai Monster, Harga 3 Jutaan

Ringkas dan Fleksibel

Tab A7 memiliki layar IPS LCD 10,4 inci dengan resolusi 2000 x 1200 rasio screen-to-body hingga 79%. Dengan formasi ini, Tab A7 menjadi perangkat dengan layar yang cukup luas dan jernih untuk menampilkan aplikasi dan file-file kerja maupun belajar.

Luasnya layar ini didukung pula oleh dimensi 247.6 x 157.4 x 7 mm dengan bobot 477gr. Ketebalannya hanya 7mm dengan bezel simetris 10,5mm. Kombinasi ini menghadirkan tablet yang tak hanya ramping tapi juga ringan.

Perpaduan antara layar yang luas dan tubuh yang ringkas memberikan fleksibilitas tinggi untuk mendukung mobilitas pengguna saat bekerja atau belajar di berbagai tempat di rumah.

Tak hanya itu, pengguna juga tak perlu repot mengatur area kerja dan merasa sesak dengan kabel-kabel yang mengular. Tablet ini memiliki baterai besar berkapasitas 7.040mAh, sehingga bisa dipakai kerja dan belajar secara maraton tanpa sering-sering men-charge baterainya.

Meeting dan Belajar Online Maraton, Siapa Takut

Samsung menempatkan kamera depan 5MP di sisi tengah atas sehingga tablet ini sangat optimal pada orientasi layar horizontal/landscape, khususnya saat tablet dipakai meeting atau belajar online.

Penempatan ini menghadirkan komunikasi visual yang akurat dan kamera depan ini juga dapat merekam video dengan resolusi 1080p pada kecepatan 30fps.

Galaxy A7

Tak perlu khawatir menggunakan Tab A7 untuk meeting online atau belajar online secara maraton. Sebab Tab A7 sudah diperkuat kombinasi engine yang lebih powerful di kelasnya, yaitu prosesor Qualcomm Snapdragon 662 yang hemat daya berpadu dengan memori RAM 3GB. Prosesor ini mampu menghadirkan pengalaman sistem operasi Android 10 yang mendasari antarmuka (UI) One UI 2.1, yang tak hanya nyaman dilihat, mudah digunakan, tapi juga cepat bernavigasi di berbagai task dan mengurangi overload.

Tab A7 menggunakan CPU octacore yang menghasilkan kinerja tablet yang cepat, lancar, dan powerful untuk mendukung berbagai aplikasi, berpadu dengan GPU Adreno 610 untuk menampilkan grafis beresolusi tinggi tapi tak boros daya.

Sebagai perangkat yang dipakai kerja, Tab A7 juga memiliki fitur keamanan yang mumpuni sehingga file-file kantor tak mudah diakses orang. Fitur keamanannya adalah Samsung Knox dengan multi-layered protection, otentifikasi biometric dengan face recognition.

Memberikan Batasan

Tab A7 memiliki fitur focus mode yang membuat pengguna bisa fokus bekerja atau belajar. Saat tablet diatur pada focus mode tertentu, maka hanya aplikasi-aplikasi terkait yang bisa diakses.

Di awal perlu di-set mana aplikasi-aplikasi yang khusus untuk bekerja dan mana yang khusus untuk belajar. Misalnya, aplikasi yang berhubungan dengan pekerjaan antara lain email, web browser, kalender, video conference, dan sebagainya. Adapun aplikasi untuk belajar antara lain Google Classroom, email, video conference, dan sebagainya.

Ketika fitur focus mode bekerja, maka aplikasi lain yang berpotensi memberikan distraksi, seperti media sosial dan sebagainya, akan silent. Begitu pun saat belajar.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini