XL Axiata Siap Hadapi Lonjakan Trafik Data Libur Panjang Nataru

Muh Iqbal Marsyaf, Jurnalis · Jum'at 18 Desember 2020 10:02 WIB
https: img.okezone.com content 2020 12 18 16 2329943 xl-axiata-siap-hadapi-lonjakan-trafik-data-libur-panjang-nataru-h54FCj9daH.png Foto ilustrasi Okezone

JAKARTA - Kemungkinan akan terjadi lonjakan trafik di semua layanan saat merayakan Hari Natal dan tahun baru (Nataru). Data tahun-tahun sebelumnya menunjukkan, sepanjang libur Nataru, trafik layanan selalu meningkat secara signifikan. Bertolak dari data tersebut, XL Axiata memastikan kesiapan jaringan demi kepuasan pelanggan.

Pada dua tahun terakhir, trafik data meningkat hingga 15%. Tahun ini, meskipun masih dalam kondisi pandemik dan adanya pengurangan hari libur bersama, XL Axiata memperkirakan tetap akan ada peningkatan trafik data sekitar 10% dibandingkan hari biasa.

(Baca juga: XL Axiata Perluas Jaringan Data di Kalimantan)

"Untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang terbaik, kami tetap menyiapkan jaringan seperti di saat kondisi normal sebelum pandemi. Kapasitas jaringan yang kami sediakan sebesar 2x. Kami perkirakan trafik data berpotensi naik meski masyarakat tidak bisa merayakan Natal dan pergantian tahun secara leluasa," kata Direktur Teknologi XL Axiata, I Gede Darmayusa, Kamis (17/12/2020).

Masyarakat, lanjut dia, akan tetap merayakannya secara virtual, termasuk umat Nasrani akan melalukan misa Natal dan bersilaturahmi secara streaming. Begitu juga untuk mengisi libur panjang hingga akhir tahun, selain bepergian, masyarakat luas kemungkinan akan mengisi masa libur panjang dengan berbagai aktivitas digital karena harus membatasi keluar rumah.

I Gede Darmayusa menyebutkan, lokasi-lokasi tujuan wisata tetap mendapatkan perhatian khusus tim XL Axiata. Begitu juga dengan jalur mudik utama, terutama jalan Tol Trans Jawa dan Sumatera, serta jalur utama kereta api. Karena itu, tim XL Axiata telah melaksanakan uji jaringan melalui semua jalur transportasi tersebut pada bulan November-Desember 2020 untuk memastikan semua jaringan telah siap.

Untuk jalan tol, uji jaringan dilaksanakan pada ruas Jakarta-Surabaya, Jakarta-Bandung, Surabaya-Malang, Surabaya-Probolinggo, Jakarta-Bakaheuni, serta Bakaheuni-Palembang. Sementara itu, untuk jalur kereta, pengujian dilakukan di jalur Jakarta-Semarang-Surabaya, Jakarta-Yogyakarta-Surabaya, Surabaya-Banyuwangi, dan Surabaya-Bandung.

Hasil dari uji jaringan di jalur transportasi utama tersebut menunjukkan kualitas jaringan XL Axiata yang cukup baik, yakni di atas 95% telah terlayani oleh jaringan 4G dan 93% bersinyal kuat. Selain itu, persiapan lain berupa pengerahan tidak kurang dari 30 unit mobile BTS (MBTS) di berbagai titik lokasi yang membutuhkan dukungan penguatan kualitas sinyal, terutama di wilayah Sumatera, Jawa, Bali, dan Lombok.

(Baca juga: XL Axiata dan Kemenag Kerjasama Luncurkan Madrasah BootCamp)

Titik-titik lokasi yang dimaksud antara lain meliputi jalur transportasi utama, lokasi tujuan wisata, pusat keramaian, hingga terminal bus, stasiun kereta, serta bandar udara. Secara umum, ada sedikitnya 104 lokasi wisata yang menjadi perhatian tim XL Axiata, yang berpotensi terjadi peningkatan trafik.

Selain lokasi tujuan wisata dan jalur transportasi, XL Axiata juga tetap memberikan perhatian penuh pada kualitas jaringan di area permukiman. Bagaimana pun juga, kata I Gede Darmayusa, selama masa pandemi trafik di area pemukiman masih terus tinggi. Hal ini tentu tidak terlepas dari aktivitas pelanggan dan masyarakat yang memang masih dilakukan dari rumah guna menghindari paparan Covid-19.

"Kami akan bekerja keras menjaga performa jaringan agar pelanggan bisa mendapatkan layanan XL Axiata secara maksimal selama mengisi libur panjang akhir tahun, baik mereka yang ada di perjalanan maupun yang tetap di rumah saja,” tuturnya.

(Baca juga: Kominfo Pastikan Slot Orbit Satelit Nusantara Dua Tetap Milik Indonesia)

Selama masa krusial tersebut, tim XL Axiata akan terus bersiap memastikan semua jaringan aman. Pemantauan akan dilakukan melalui melalui pusat monitoring jaringan yang berada di XL Axiata Tower, maupun langsung di lapangan.

Sejumlah langkah antisipasi guna menghadapi kondisi darurat juga telah disiapkan mengingat menjelang akhir tahun ini curah hujan mulai meningkat dan telah menyebabkan banjir dan tanah longsor di berbagai daerah.

"Langkah antisipasi tersebut antara lain berupa menyiapkan genset lengkap dengan bahan bakarnya di area-area rawan bencana, serta kesiapan melakukan rekayasa pengalihan jaringan di area yang terganggu ke jaringan yang ada di sekitarnya," tambahnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini