Fenomena Malam Tanpa Bayangan Bulan di Ka'bah Terjadi Besok, Bisa Luruskan Arah Sholat

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Kamis 28 Januari 2021 11:01 WIB
https: img.okezone.com content 2021 01 28 16 2352217 fenomena-malam-tanpa-bayangan-bulan-di-ka-bah-terjadi-besok-bisa-luruskan-arah-sholat-ZeRJt9tgxt.png Fenomena bulan tanpa bayangan di Kakbah (foto:

JAKARTA - Fenomena antariksa merupakan momen yang mengagumkan bagi penikmatnya. Ada berbagai fenomena yang terjadi dan kerap berulang, bisa dilihat langsung oleh warga Bumi. Misalnya Gerhana Matahari dan Gerhana Bulan.

Tetapi siap-siap, fenomena antariksa yang sangat jarang terjadi dam mungking tak banyak diketahui akan menyapa Bumi. Sebab, fenomena Malam Tanpa Bayangan Bulan (MTBB) akan terjadi besok, Jumat (29/1/2021).

Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) menjelaskan, MTBB terjadi ketika Bulan memasuki fase purnama. Saat itu, posisi Bulan berada tepat di atas zenit atau tepat di atas kepala kita, sehingga seolah-olah tak membentuk bayangan.

Baca Juga: Mengenal Water Spout, Fenomena Alam yang Berbeda dari Angin Puting Beliung 

MTBB dapat diketahui apabila nilai deklinasi Bulan sama dengan lintang geografis pengamat, sebagaimana ketika Hari Tanpa Bayangan Matahari (HTBM).

Menariknya, fenomena MTBB bisa digunakan untuk meluruskan arah kiblat bagi umat Muslim, di belahan dunia yang mengalami malam hari selama Bulan belum terbenam.

Baca Juga: Viral Cahaya Matahari Tembus Awan di Banyuwangi, Ini Penjelasan BMKG 

Hal ini bisa terjadi karena ketika Bulan terletak tepat di atas Ka'bah - kiblat umat Muslim di seluruh dunia, posisi Bulan akan mengarah ke Ka'bah bagi pengamat di liar Ka'bah.

Di Masjidil Haram, Makkah, Arab Saudi, fenomena ini akan terjadi besok pada pukul 00.43.33 Waktu Saudi atau 04.43.33 WIB. MTBB akan terjadi selama 147 menit setelah fase puncak pertama yang terjadi pada pukul 22.16.10 Waktu Saudi.

Fenomena MTBB di atas Ka'bah sebelumnya pernah terjadi pada 10 November 1916 dan 29 Desember 1974. Sedangkan fenomena serupa selanjutnya diprediksi akan terjadi pada 21 Januari 2038 dan 21 Januari 2057.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini