Mengejutkan, Facebook Hapus 1,3 Miliar Akun Palsu

Muh Iqbal Marsyaf, Jurnalis · Rabu 24 Maret 2021 18:55 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 24 16 2383484

MENLO PARK - Facebook dalam tiga bulan telah menghapus sebanyak 1,3 miliar akun dengan nama yang sama alias palsu. Proses hapus antara Oktober dan Desember 2020.

Facebook melihat banyaknya akun palsu umumnya untuk menipu pengguna lain. Akun palsu juga dibuat untuk menyebarkan informasi yang salah atau hoax .

Perusahaan, mengatakan, lebih dari 35.000 orang bekerja sepanjang waktu untuk menghilangkan informasi yang salah di platform-nya. Dengan latar belakang ini, Facebook menghapus lebih dari 12 juta posting tentang COVID-19 dan vaksin yang oleh para ahli kesehatan global disebut sebagai informasi yang salah.

Baca Juga: Pakai Foto Profil Gunakan Keju, Akun Pria Ini Diblokir Facebook

Dalam setahun terakhir, banyak informasi palsu bermunculan, teori konspirasi tentang vaksin virus Corona dan lain sebagainya. Facebook mengatakan keputusan untuk menghilangkan misinformasi tersebut sangat membantu agar masyarakat mendapatkan informasi yang benar tentang pencegahan penyebaran virus, serta informasi tentang vaksin.

Giz China mengutarakan, pengungkapan data misinformasi di Facebook dilakukan setelah peninjauan yang dijadwalkan oleh Komite Energi dan Perdagangan DPR AS. Panitia sedang mencari cara bagaimana platform teknologi, termasuk Facebook, memerangi informasi yang salah.

Baca Juga: Facebook Hapus Akun Instagram Tersangka Penembakan Spa yang Tewaskan 8 Orang

Facebook Kenalkan Pengontrol Unik untuk Perangkat Virtual dan Augmented Reality Facebook baru-baru ini meluncurkan gelang pintar yang dapat mengontrol kacamata augmented reality (AR) mendatang. Langkah tersebut akan memungkinkan Facebook bersaing dengan Apple dalam komputasi generasi berikutnya.

Gelang pintar ini dapat menggunakan sensor untuk mengubah sinyal saraf dari pergelangan tangan ke telapak tangan menjadi perintah digital. Mereka dapat digunakan untuk mengontrol fungsi perangkat dan untuk menafsirkan gerakan tangan yang kompleks.

Dengan demikian, akan memungkinkan pengguna untuk berinteraksi dengan dunia virtual yang diproyeksikan melalui kacamata menggunakan gerakan tangan dan jari.

Pada akhirnya, Facebook berharap teknologi ini akan memungkinkan pemakainya untuk memindahkan dan memanipulasi objek, menangkapnya di dunia nyata, serta memasukkan teks pada keyboard virtual.

"Salah satu tantangan terbesar dalam augmented reality adalah entri data. Dari kartu punch hingga keyboard, mouse, dan layar sentuh… begitulah cara orang berinteraksi dengannya,” kata Chief Technology Officer Facebook Mike Schroepfer.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini