2021, Pemerintah Targetkan Tambah BTS 4G di 4.200 Desa

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 11:58 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 16 2383774 2021-pemerintah-targetkan-tambah-bts-4g-di-4-200-desa-n7TYlJOeEa.jpg Ilustrasi BTS (Foto: Google image)

JAKARTA - Sepanjang 2021, Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melalui BAKTI, menargetkan pembangunan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) secara besar-besaran, antara lain menambah BTS 4G di 4.200 desa/kelurahan.

Kominfo juga menargetkan perluas akses internet ke sebanyak 7.764 titik lokasi, peningkatan kapasitas satelit menjadi 30Gbps, dan utilisasi Palapa Ring untuk Zona Barat, Tengah, maupun Timur.

Sejak 2014, Kementerian Kominfo telah menyiapkan pembangunan infrastruktur TIK di seluruh pelosok negeri, serta pengembangan SDM di sektor komunikasi dan informatika.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba, menuturkan bahwa konektivitas digital sepanjang tahun 2020 telah tersedia sebanyak 1.682 Base Transceiver Station (BTS) jaringan 4G di 1.682 desa/kelurahan.

“Program akses internet yang sebelumnya ditargetkan hanya 9.400 lokasi di tahun 2020, justeru mengalami penambahan yang signifikan menjadi 11.817 lokasi," tambah Mira, melalui keterangan resmi Kominfo, Rabu (24/03).

(Baca juga: Mengejutkan, Facebook Hapus 1,3 Miliar Akun Palsu)

Selain itu, Mira mengklaim program akses internet dan jaringan 4G di wilayah 3T telah dimanfaatkan dengan baik, atau setidaknya untuk sektor kesehatan dan pendidikan.

Pada sektor pendidikan, akses internet dan jaringan 4G dimanfaatkan untuk pelatihan pembelajaran daring, penyediaan lisensi bahasa Inggris daring, penyediaan lisensi belajar agama Islam juga secara daring, pelaksanaan kegiatan pelatihan coding untuk masyarakat, dan pelatihan TIK untuk disabilitas.

“Memang, programnya sangat inklusif. Sedangkan pada sektor kesehatan, telah diadakan pelatihan aplikasi pencatatan kesehatan ibu hamil bagi bidan di puskesmas di wilayah 3T,” jelasnya.

(Baca juga: UU Cipta Kerja dan PP Postelsiar Diharapkan Berikan Kepastian Hukum Bagi Industri ICT)

Selain pada sektor pendidikan dan kesehatan, Mira menyampaikan bahwa sektor lainnya juga memanfaatkan program akses internet dan jaringan 4G di wilayah 3T.

Antara lain adalah sektor UMKM, maritim, pertanian, kebencanaan, pariwisata, dan e-Government, serta non sektor yaitu kegiatan literasi digital untuk menyosialisasikan pemanfaatan TIK.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini