Spek iPhone Sering Bocor, Apple Curigai Unsur Kriminal di Lini Perakitan

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Kamis 25 Maret 2021 17:43 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 25 16 2384035 spek-iphone-sering-bocor-apple-curigai-unsur-kriminal-di-lini-perakitan-AvzdyoUVLt.jpg Ponsel iPhone (foto: Forbes)

CUPERTINO - Sebelum peluncuran, sering kali terjadi kebocoran spesifikasi perangkat Apple yang beredar di internet. Bahkan bocoran mengenai iPhone, iPad dan lainnya cukup akurat.

Untuk menghindari hal tersebut, Apple mencoba formula baru yang diterapkan di pabrik perakitannya.

Sebuah laporan mengungkap bahwa Apple baru-baru ini menginstruksikan mitra manufakturnya, seperti Foxconn dan Wistron, untuk mulai melakukan pemeriksaan latar belakang kriminal pada semua karyawan lini perakitan.

Baca Juga: iOS 13.5 Dukung Fitur Buka iPhone dengan Masker Wajah

Melansir laman Phone Arena, Kamis (25/3/2021), mereka yang memiliki catatan kriminal dilarang mengakses area pengembangan dan perakitan produk Apple yang belum dirilis, seperti iPhone 13 5G.

Pada saat yang sama, semua karyawan diharuskan memberikan ID yang dikeluarkan pemerintah sebelum memasuki fasilitas.

Baca Juga: Begini Caranya Pindahkan Foto dari iPhone ke Laptop

Penjaga juga harus menyimpan catatan rinci tentang pergerakan karyawan yang memiliki produk dan atau komponen sensitif.

Berbicara tentang pergerakan, Apple juga akan menentukan berapa lama setiap bagian harus tetap berada di area produksi tertentu.

Dan jika transit item sensitif antar stasiun membutuhkan waktu yang sangat lama, alarm keamanan akan nyala secara otomatis.

Cara kerja seperti di atas dimungkinkan dengan peningkatan ke sistem komputer Apple, yang dikatakan terdiri dari perangkat lunak berpemilik yang berjalan di Mac mini.

Jika semua itu belum cukup, Apple juga memiliki aturan baru untuk kamera keamanan.

Untuk menjamin tidak ada pelanggaran, sekarang Apple mewajibkan CCTV menangkap keempat sisi untuk menghilangkan titik buta.

Selain itu, meskipun sudah menjadi praktik standar bahwa proses penghancuran prototipe dan komponen yang rusak dicatat, rekaman tersebut sekarang harus disimpan minimal selama 180 hari.

Pada saat yang sama, Apple juga mendorong lebih banyak privasi untuk karyawannya sendiri. Mitra tidak lagi dapat mengumpulkan data biometrik seperti pemindaian wajah atau sidik jari dari karyawan Apple. Namun, aturan ini tidak berlaku untuk pekerja pabrik yang dipekerjakan oleh mitranya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini