Ingin Baterai Ponsel Tahan Lama? Ini Tipsnya

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Sabtu 27 Maret 2021 09:31 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 27 16 2384919 ingin-baterai-ponsel-tahan-lama-ini-tipsnya-rNde3g21zp.jpeg Ilustrasi baterai ponsel (Foto: Okezone)

JAKARTA- Ketergantungan terhadap smartphone saat ini semakin tinggi. Terlebih di zaman pandemi Covid-19 yang membuat banyak aktivitas harus ditunjang dengan penggunaaan smartphone.

Karena alasan itu, kebanyakan orang mencari smartphone dengan baterai berkapasitas besar agar awet. Apalagi adanya teknologi fast charging atau pengisian daya cepat membuat penggunanya semakin lekat dengan gawainya. Karena tidak adanya baterai yang dapat diganti berarti pada akhirnya sel lithium-ion yang ada di ponsel lama kelamaan akan menua dan memburuk.

Kapasitas baterai juga pasti menurun seiring dengan bertambahnya usia pemakaian ponsel. Namun tak perlu khawatir, ada beberapa hal yang dapat Anda lakukan untuk memperpanjang umur baterai ponsel.

Dalam keterangan tertulis, Oppo membagikan beberapa kiat yang terbukti secara ilmiah untuk memaksimalkan masa pakai baterai ponsel. Salah satu mitos baterai yang sangat kuat adalah perlu sekali-sekali mengosongkan dan mengisi ulang untuk menghapus "memori baterai". Hal ini sebenarnya salah kaprah jika diterapkan pada baterai berjenis lithium-ion.

(Baca juga: Bersiaplah, Samsung Galaxy S20 FE 5G Mulai Dipasarkan)

Pengisian daya sebagian saat kapasitas baterai lithium-ion tinggal sepertiga sebenarnya memiliki beberapa manfaat positif untuk umur panjang sel. Saat hampir kosong, baterai Li-ion menarik arus konstan dan beroperasi pada tegangan yang lebih rendah. Tegangan ini berangsur-angsur meningkat saat sel mengisi, mendatar sekitar 70 persen muatan sebelum arus mulai turun hingga kapasitas penuh.

Berdasarkan riset Battery University, mengisi daya ponsel dalam kisaran 30 hingga 80 persen itu membuat voltase lebih rendah dan memperpanjang masa pakai baterai.

Isi ulang daya meski hanya sedikit tapi teratur jauh lebih baik untuk baterai Li-ion daripada siklus pengisian penuh yang lama. Apalagi kini rata-rata smartphone modern memiliki teknologi baterai yang hemat daya.

(Baca juga: Bebas Bereksplorasi, Sony Rilis Kamera Full Frame Mirrorlesss Alpha 1)

Misalnya pada Oppo Reno5 yang memiliki baterai berkapasitas 4310mAh apabila di-charge selama 5 menit maka mampu untuk memutar video selama 3 jam. Sementara untuk mengisi daya penuh 100 persen, hanya perlu menchargernya selama 48 menit, sebagaimana diukur dalam tes yang dilakukan oleh Oppo.

Selain itu, sebaiknya Anda menghindari pengisian baterai secara idle seperti saat malam hari. Mengisi daya semalaman sambil ditinggal tidur adalah kebiasaan yang sangat umum, tetapi tidak disarankan karena beberapa alasan.

Pertama, pengisian daya terus menerus dari baterai penuh dapat mengurangi stabilitas dalam jangka panjang dan dapat menyebabkan kerusakan sistem. Kedua, baterai akan berada pada tegangan yang lebih tinggi saat berada pada kondisi terisi 100 persen. Ketiga, ini menciptakan panas berlebih yang disebabkan oleh disipasi daya yang terbuang percuma.

Idealnya, perangkat harus berhenti mengisi daya ketika mencapai kapasitas baterai 100 persen, hanya menyalakan kembali sirkuit pengisian daya untuk mengisi ulang baterai sesekali - atau setidaknya mengurangi arus pengisian ke jumlah yang sangat kecil. Selain pemakaian dan pengisian daya yang benar, suhu juga menjadi kontributor utama untuk umur baterai yang panjang. Sama seperti voltase tinggi, suhu tinggi membuat baterai stres dan membuatnya kehilangan kapasitas jauh lebih cepat daripada saat disimpan pada suhu yang lebih rendah. Suhu ideal untuk memaksimalkan masa pakai baterai adalah antara 20 dan 50 ° C. Untuk itu hadirnya teknologi pengisian daya cepat seperti fast charging atau VOOC pada ponsel Oppo adalah untuk membantu pengguna bisa mengisi ulang baterai ponsel dengan cepat dan tetap aman.

Seringkali konsumen bertindak sembarangan saat mengisi ulang daya baterai dengan jenis charger seadanya atau bukan bawaan dari ponselnya. Penggunaan model charger yang tidak tepat juga berpotensi memperpendek umur baterai, selain menyebabkan potensi kerusakan lain pada smartphone. Panas adalah pembunuh baterai, jadi sebaiknya Anda tidak menutupi smartphone saat sedang diisi dayanya dan jauhkan dari tempat yang panas.

 (sst)

 

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini