Kominfo Ajak Warga Tak Beri Kesempatan Aksi Teror di Ruang Digital

Susi Susanti, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 06:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 16 2385647 kominfo-ajak-warga-tak-beri-kesempatan-aksi-teror-di-ruang-digital-4YDfnrVtUG.jpg Menkominfo Johnny G PLate (Foto: Antara/YouTube Kominfo)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Jhonny G. Plate mengajak masyarkat untuk tak memberi kesempatan lewat penyebaran konten teror di ruang digital terkait aksi bom bunuh diri di depan Gereja Katedral Makassar.

Ia meminta masyarakat tidak menyebarkan baik foto maupun video terkait korban aksi terorisme itu agar tidak menciptakan kepanikan atau pun ketakutan di lingkungan sekitar dan menciptakan ketenangan.

“Saya meminta masyarakat tidak ikut posting atau menyebarluaskan konten foto, gambar, atau video korban aksi terorisme di media apapun. Dengan menyebarkan itu akan memberikan peluang bagi pelaku teror untuk mencapai tujuannya yakni menyebarkan ketakutan di kalangan masyarakat,” tegas Jhonny dalam keterangan persnya, Minggu (28/3), seperti dikutip Antara.

Ia mengajak masyarakat untuk membuat konten positif agar bisa saling memberi dukungan di tengah pengusutan yang dilakukan oleh pihak kepolisian.

Konten- konten positif itu diharapkan dapat memberi dukungan dan menguatkan setiap individu atas kasus yang memukul hati itu.

(Baca juga: Banyak Pilihan Game Gratis di Aplikasi RCTI+)

Jhonny pun mengajak masyarakat melakukan pengaduan jika menemukan konten yang menyiarkan aksi teror yang menelan 10 orang korban itu.

“Sembari memberikan waktu kepada Kepolisian RI untuk menangani kasus ini. Mari jaga ruang digital kita, jika ada konten yang tak layak, mari melakukan komplain ke penyedia platform agar Facebook, Twitter, Instagram, Youtube dan sebagainya agar segera menurunkan konten tak layak itu,” ajak Johnny.

Seperti diketahui pada Minggu siang telah terjadi ledakan bom di depan Gereja Katedral Makassar, Sulawesi Selatan sekitar pukul 11.28 WITA.

(Baca juga: Ingin Baterai Ponsel Tahan Lama? Ini Tipsnya)

Ledakan tersebut berasal dari bom bunuh diri dan menyebabkan 20 orang menjadi korban dalam kejadian itu termasuk pelaku yang meledakan bom itu.

Atas perisitiwa itu, seluruh sivitas Kementerian Kominfo menyampaikan keprihatinan dan duka kepada korban dan keluarga.

Kementerian Kominfo juga mengutuk setiap aksi teror dan menyerukan kepada masyarakat agar tetap tenang dan menggalang kebersamaan untuk dapat melewati peristiwa ini.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini