Cerita E-Commerce Indonesia yang Sukses Jangkau Pasar Amerika

Muh Iqbal Marsyaf, Jurnalis · Senin 29 Maret 2021 18:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 03 29 16 2386081 keren-e-commerce-indonesia-ini-sukses-jangkau-pasar-amerika-ZRZdDsyURP.jpg Erigo, Ecommerce Indonesia tembus pasar Amerika Serikat (foto: Ist)

JAKARTA - Hadirnya iklan Erigo di tengah Times Square, New York, juga menjadi awal dan penanda Erigo, fashion brand lokal Indonesia akan hadir dan memperluas pasar di Amerika Serikat.

"Ini bukan pencapaian akhir, melainkan titik awal perjalanan kami untuk terus berkembang dan memperluas bisnis Erigo. Bagi kami, sebuah kebanggaan dapat menampilkan brand Indonesia tapi masih banyak mimpi-mimpi yang ingin kami capai untuk membawa Erigo agar dikenal hingga negara-negara lain dan menunjukan bahwa produk lokal Indonesia memiliki potensi besar," kata CEO Erigo, Muhammad Sadad.

Pencapaian ini tidak diraih secara instan. Muhammad Sadad memulai perjalanan yang penuh lika-liku sejak 2011 dari studio kamar salah satu apartemen di kawasan Depok, Jawa Barat. Dia belum punya karyawan tetap atau tim.

Baca Juga: Pertumbuhan E-Commerce Tahun Ini Meningkat Tajam di Indonesia

Dua tahun kemudian, nama Erigo lahir jadi entitas brand bisnis. Awalnya Erigo mengusung konsep bertema batik dan ikat, tapi beralih ke fashion kasual yang bertahan hingga saat ini.

Berbagai upaya Erigo lakukan untuk terus memperluas jangkauan pasar. Mulai dari meluncurkan online webstore bersamaan dengan peluncuran Erigo di tahun 2013. Hanya pada saat itu, penjualan offline memang masih lebih besar dibandingkan penjualan online.

Memberanikan diri untuk terus mengembangkan bisnisnya, Erigo sebagai merek yang masih berumur dua bulan mulai ikut berpartisipasi pada acara-acara offline. Salah satunya JakCloth di pertengahan tahun 2013.

Sadad selalu ikut andil dan turun langsung dalam mengembangkan Erigo. Dia rela tidur di musala mal sampai mandi di pom bensin depan mal selama mengikuti acara JakCloth demi menekan pengeluaran.

Dia terus berpromosi di acara-acara luring dan akhirnya melebarkan sayap ke pemasaran daring dengan bergabung ke dalam platform e-commerce Shopee pada 2017. "Sebuah perjalanan panjang hingga kami bisa sampai di titik ini. Mulai Erigo lahir, hanya memiliki tenaga 11 orang dengan kawasan di Parung, bergabung dengan Shopee dan hingga saat ini kami bisa meraih salah satu pencapaian luar biasa," papar Sadad.

Pertumbuhan Signifikan

Sepanjang 2020, Erigo mencatat peningkatan pesanan hingga lebih dari 10 kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Citra Erigo juga semakin digaungkan lewat keterlibatan Erigo dalam Bincang Shopee -Kreativitas Tanpa Batas di acara JakCloth 2018.

Pertumbuhan Erigo di Shopee perlahan tapi pasti. Saat baru bergabung dengan Shopee by Service pada 2019, jumlah penilaian Erigo hanya ribuan. "Beragam program yang diadakan oleh Shopee telah sangat membantu perkembangan penjualan online Erigo. Kami berhasil tumbuh dan sukses bersama Shopee dan menjadi brand kesayangan para pengguna Shopee," katanya.

"Sebagai brand asli Indonesia, Erigo sangat bangga dapat dipercaya dan diajak untuk bergabung ke program ekspor Shopee sehingga dapat menambah eksposur kami ke konsumen luar negeri di Singapura, Malaysia, dan masih banyak lainnya,” tuturnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini