Kominfo dan Operator Upayakan Pemulihan Jaringan Telekomunikasi Pasca-Bencana di NTT

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Senin 05 April 2021 19:02 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 05 16 2389790 kominfo-dan-operator-upayakan-pemulihan-jaringan-telekomunikasi-pasca-bencana-di-ntt-hJV3zGlOvu.jpg Bencana yang terjadi di NTT (foto: IST)

FLORES - Indonesia kembali berduka. Bencana banjir di Kabupaten Malaka terjadi sejak hari Jumat (02/04/2021) lalu. Sementara itu, banjir bandang dan longsor menimpa wilayah Kabupaten Bima pada hari Sabtu (03/04/2021), tepatnya pada pukul 15.00 WITA.

Kemudian pada Minggu (04/04/2021), bencana serupa juga menimpa wilayah Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Lembata, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang, pada pukul 01.00 WITA.

Kejadian ini mengakibatkan aliran listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) terputus, sehingga menyebabkan beberapa site base-transceiver station (BTS) seluler mengalami down service dan tidak dapat berfungsi.

Baca Juga:  Berikut Daftar Wilayah NTT yang Terdampak Akibat Cuaca Ekstrem

Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) melaporkan, berdasarkan hasil monitoring operator seluler sampai dengan Senin (05/04/2021) pukul 11.00 WIB, menunjukkan ada 98 site yang terdampak (down) dari 2.638 site eksisting di Kabupaten Flores Timur, Kabupaten Malaka, Kabupaten Manggarai, Kabupaten Kupang, dan Kota Kupang, Provinsi NTT.

Sementara di Kabupaten Bima, Provinsi NTB, ada sekitar 4 site yang terdampak dari 663 site eksisting.

“Sedangkan 6 site BTS Universial Service Obligation (USO) yang berada di Kabupaten Lembata, tidak terdampak oleh bencana tersebut dan harapannya akan tetap terus demikian,” tutur Menkominfo, Johnny G. Plate, dikutip dari laman resmi Kominfo.

Baca Juga:  62 Orang Meninggal Dunia Akibat Banjir Bandang di Flores Timur NTT

Johnny mengatakan, pihaknya bersama dengan operator seluler terus melakukan pemantauan dan pemulihan layanan telekomunikasi di wilayah Provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Nusa Tenggara Barat (NTB).

Menurut Johnny, operator seluler sedang berupaya keras untuk kembali mengaktifkan sebagian BTS yang terdampak bencana banjir dan tanah longsor.

"Kami terus melakukan monitoring terhadap jaringan telekomunikasi dan meminta operator seluler untuk mengerahkan segala upaya pemulihan layanan terhadap site seluler yang masih down, sehingga dapat berfungsi kembali secara normal meskipun jaringan listrik belum kembali tersedia," tambahnya.

Johnny juga mengutarakan, saat ini operator seluler telah menyediakan Mobile Backup Power (MBP) atau genset untuk menyambungkan kembali site BTS yang terdampak. Ini dilakukan sebagai langkah alternatif agar layanan bagi pelanggan tetap bisa terjaga.

“Beberapa daerah yang terkena bencana juga mengalami fiber-optic cut (FO Cut). Namun, layanan telah kembali normal karena sudah dilakukan penyambungan kembali,” tandasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini