Soal Terputusnya Kabel Bawah Laut, Ini Penjelasan Menkominfo

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 08:28 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 16 2390607 soal-terputusnya-kabel-bawah-laut-ini-penjelasan-menkominfo-y4uFC3k4EM.jpg Jaringan kabel bawah laut.(Foto:Dok Okezone)

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika, Johnny G Plate, mengaku telah menerima laporan dari pihak operator perihal penyebab putusnya kabel bawah laut. Penyebabnya, tanah yang amblas atau sinkhole di area daratan Singapura.

Johnny menjelaskan, ini adalah kabel laut yang vital dan punya dampak besar terhadap jaringan internet di Indonesia.

Sistem Komunikasi Kabel Laut Jawa-Kalimantan-Batam-Singapore (SKKL Jakabare) adalah kabel laut dengan panjang lebih dari 1.300 km yang dimiliki Indosat.

Baca Juga: APJII Pastikan Putusnya Kabel Bawah Laut di Singapura Tak Berdampak Signifikan

Sistem komunikasi kabel laut ini menghubungkan Kota Jakarta (Jawa), Pontianak (Kalimantan), Batam dan Singapura. Selama pemulihan, telah dilakukan proses reroute.

"Selama recovery berlangsung dilakukan Reroute ke SKKL Indigo, agar layanan pelanggan tetap berjalan," jelas Johnny dalam keterangan tertulus kepada MNC Portal Indonesia.

Baca Juga: Kini Data Kabel dan Pipa Bawah Laut Bisa Diakses via Online

Menurut Johnny, Indosat menerapkan redundancy system untuk semua traffic backbone internasional. Tidak ada dampak langsung terhadap layanan selular Indosat kepada pelanggan.

"Namun, hal ini berdampak pada beberapa pelanggan lease line yang tidak diproteksi dan berkurangnya jalur redundancy yang ada," tuturnya.

Menurut Johnny, layanan ini berhasil pulih Selasa dini hari. "Tadi pagi pukul 02.00 WIB sudah naik lagi," pungkas Johnny.

(saz)

1
1

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini