Menkominfo Pastikan BTS di Wilayah Bencana NTT akan Segera Beroperasi

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Rabu 07 April 2021 11:16 WIB
https: img.okezone.com content 2021 04 07 16 2390700 menkominfo-pastikan-bts-di-wilayah-bencana-ntt-akan-segera-beroperasi-fG5uHjADyd.jpg Foto: Istimewa

JAKARTA - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo), Johnny G. Plate, memastikan infrastruktur teknologi informasi dan komunikasi (TIK) seperti Base Transceiver Station (BTS) di daerah terdampak bencana alam di Nusa Tenggara Timur (NTT) akan kembali beroperasi.

“Langkah pertama tentu kita harus menghadirkan standby genset di sana untuk menghidupkan kembali infrastruktur telekomunikasinya, agar internet bisa beroperasi dan hidup kembali, pelayanan yang menggunakan telekomunikasi bisa berfungsi kembali,” ujarnya, dikutip dari laman resmi Kominfo, Rabu (7/4/2021).

BACA JUGA: Soal Terputusnya Kabel Bawah Laut, Ini Penjelasan Menkominfo

Johnny mengklaim kementerian dan lembaga terkait telah memastikan keadaan tanggap darurat segera dilakukan. “Dari hasil monitoring saya lihat, memang infrastruktur telekomunikasi terdampak karena bencana alam hujan dan banjir power supply-nya terganggu,” jelasnya.

Dari ketersediaan layanan telekomunikasi dan perbaikan menara BTS, infrastruktur yang dibangun oleh Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kominfo yang mengalami kendala, juga akan segera ditangani.

Sedangkan BTS yang dibangun oleh operator seluler juga sedang dilakukan koordinasi agar segera dihidupkan dan memfungsikan kembali, sehingga layanan telekomunikasi bisa berlangsung normal.

BACA JUGA: Update Bencana NTT: 84 Meninggal Dunia, 103 Orang Hilang dan 2.683 Jiwa Terdampak

Berdasarkan informasi yang diterima, Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Erick Thohir, bersama jajaran Perusahaan Listrik Negara (PLN) sedang menyiapkan dan mengambil berbagai langkah-langkah koordinasi untuk menghadirkan dan menghidupkan kembali power supply untuk ketersediaan listrik di wilayah terdampak.

“Kita tentu sangat bersedih dan berduka bahwa terjadi bencana alam di Provinsi Nusa Tenggara Timur yang terdampak luar biasa, korban nyawa, masyarakat yang akhirnya harus mengungsi mencari tempat-tempat penginapan sementara,” tandasnya menyampaikan dukacita.

(DKA)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini