Puing Roket China Sudah Jatuh ke Bumi, Diduga di Samudra Hindia Dekat Maladewa

Agregasi Sindonews.com, Jurnalis · Minggu 09 Mei 2021 13:50 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 09 16 2407990 puing-roket-china-sudah-jatuh-ke-bumi-diduga-di-samudra-hindia-dekat-maladewa-dk6Lstezbp.jpg Roket Long March 5 B China. (Dok)

BEIJING - Puing roket milik China yakni Long March 5 B jatuh ke Bumi. Puing roket itu diperkirakan sudah jatuh di sekitar Samudra Hindia, tepatnya di di sebelah barat Maladewa, pada Sabtu (8/5/2021) malam waktu setempat.

Meski begitu, sebagian besar roket Long March 5B habis terbakar saat masuk kembali ke atmosfer. Demikian pernyataan Kantor Teknik Luar Angkasa Berawak China, dikutip dari CNN, Minggu (9/5/2021).

Hingga saat ini masih belum jelas diketahui pasti apakah ada roket mendarat di negara tersebut.

Namun, berbeda dengan komando luar angkasa Amerika Serikat. Disebutkan Long March 5B kembali ke Bumi di atas Semenanjung Arab.

Diketahui, Long March 5B yang memiliki tinggi 30 meter dan berat 22 ton sedang dalam proses jatuh kembali ke Bumi.

Roket tersebut diluncurkan dengan tujuan mengirim modul inti stasiun luar angkasa milik China pada minggu lalu.

Setelah bahan bakarnya habis, roket dibiarkan meluncur di luar angkasa tanpa terkendali sampai gravitasi bumi, menyeretnya kembali ke tanah.

Komunitas luar angkasa internasional secara umum berusaha menghindari skenario seperti itu.

Baca Juga : Roket China Meluncur Tanpa Kendali ke Bumi, Tak Diketahui Dimana Akan Mendarat

Kebanyakan roket yang digunakan untuk mengangkat satelit dan objek lain ke luar angkasa melakukan reentry yang lebih terkontrol yang mengarah ke laut, atau mereka tertinggal dalam orbit "kuburan" yang membuat mereka tetap berada di luar angkasa selama beberapa dekade atau abad. (erh)

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini