40 Jaksa Penuntut Umum Minta Instagram untuk Anak-anak Dihentikan

Susi Susanti, Jurnalis · Selasa 11 Mei 2021 09:21 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 11 16 2408834 40-jaksa-penuntut-umum-minta-instagram-untuk-anak-anak-dihentikan-XLxKtQR98K.jpg Instagram (Foto: Business Insider)

JAKARTA - 40 jaksa penuntut umum di Amerika Serikat (AS) meminta Facebook Inc menghentikan rencana mereka mengembangkan Instagram untuk anak-anak di bawah 13 tahun.

"Penggunaan media sosial bisa merusak kesehatan dan kesejahteraan anak-anak, yang tidak mampu mengatasi tantangan di media sosial," kata mereka, dalam surat keterangan resmi, dikutip Reuters, Selasa (11/5).

Surat ini ditandatangani jaksa penuntut umum dari negara bagian, antara lain, New York, Texas, California, Massachusetts, Michigan, Nebraska, Utah, Ohio, Vermont dan Kentucky.

Mereka menilai Facebook tidak merespons kebutuhan, namun, "menciptakan kebutuhan".

"Lebih jauh, Facebook memiliki rekam jejak gagal melindungi kesejahteraan anak-anak di platform tersebut," terangnya, dikutip Antara.

Keterangan dari para jaksa penuntut umum memuat laporan dari berbagai media keluaran 2019 bahwa aplikasi Facebook Messeenger untuk anak-anak mengandung celah ketidakamanan sehingga anak bisa bergabung dengan grup dengan orang asing, yang sebelumnya tidak disetujui orang tua mereka.

(Baca juga: Strategi Kalahkan Boss di Game Strikers 1945-II)

Jaksa Penuntut Umum dari Massachusetts, Maura Healey, melalui cuitan di Instagram berpendapat Instagram versi untuk anak adalah "upaya memalukan untuk mengeksploitasi dan meraup keuntungan dari orang-orang yang rentan".

Sementara itu, juru bicara Facebook menyatakan mereka sedang mengeksplorasi Instagram versi untuk anak-anak dan berkomitmen tidak akan menampilkan iklan di aplikasi untuk anak-anak.

Facebook sepakat bahwa Instagram harus memprioritaskan keamanan dan privasi.

"Kami akan berkonsultasi dengan ahli di bidang tumbuh kembang anak, keamanan dan kesehatan mental anak dan advokat anak untuk komunikasi hal ini," kata Facebook.

(Baca juga: Mudah, Ini Cara Logout Telegram Web)

Kelompok Campaign for a Commercial-Free Childhood bulan lalu meminta Mark Zuckerberg tidak membuat aplikasi untuk anak-anak karena dianggap berbahaya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini