Share

Video Kerajinan dengan Resin di TikTok Banyak Ditentang, Kenapa?

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 06:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 24 16 2414686 video-kerajinan-dengan-resin-di-tiktok-banyak-ditentang-kenapa-oXRldYmEA8.jpg Kerajinan resin (Foto: My modern met)

Rupanya seni bikin kerajinan dari bahan resin yang sempat viral di TikTok, kini malah dipertanyakan. Reaksi dari para pengguna itu membuat perbincangan tentang siapa yang bertanggung jawab atas dampak lingkungan yang ditimbulkan dari bahan resin tersebut.

Diketahui pada masa awal pandemi Covid-19 mengharuskan masyarakat untuk tetap di rumah. Untuk mengisi kekosongan waktu, banyak yang akhirnya beralih ke kerajinan untuk meredakan kecemasan dan juga meningkatkan produktivitas.

 Banyak kerajinan resin di TikTok

Bahkan, di tengah kehilangan pekerjaan dan kemacetan ekonomi, beberapa mampu menghasilkan uang dari keterampilan mereka seperti membuat karya seni dari resin.

Resin sendiri merupakan eksudat yang dikeluarkan oleh banyak jenis tumbuhan, terutama oleh jenis-jenis pohon runjung. Getah ini dapat mengeras dan kebanyakan punya warna transparan yang indah.

Proses pembuatan karya seni menggunakan resin pun menjadi konten yang viral di TikTok. Saking viralnya, tagar #resin memiliki 8,8 miliar tayangan. Sementara tagar #resinart dan #resinpour mengikuti masing-masing 5,4 miliar dan 1,7 miliar.

Namun, belakangan pengguna TikTok mulai menyuarakan keprihatinan bahwa bahan resin pada akhirnya berkontribusi pada limbah berlebih, karena tidak dapat terurai secara hayati.

Mengutip laman Mashable, Senin (24/5/2021), video soal seni resin yang dulunya diterima dengan baik, sekarang dibumbui dengan komentar yang mencela TikTok sebagai media yang memperburuk lingkungan.

Di tengah popularitasnya yang semakin meningkat sebagai bentuk seni selama setahun terakhir, aktivis lingkungan mempertanyakan apakah kerajinan itu sepadan dengan dampaknya untuk lingkungan.

Alaina Wood, seorang pakar lingkungan yang berbasis di Tennessee yang terutama bekerja dengan pembuangan limbah padat, sangat peduli dengan pembuangan resin yang tidak diawetkan.

Dalam TikTok yang diposting pada Januari lalu, dia menjelaskan bahwa resin yang tidak diawetkan adalah limbah berbahaya, dan tidak boleh membuangnya di fasilitas limbah berbahaya rumah tangga karena resin adalah generator komersial, bukan perumahan.

Dia menambahkan bahwa hingga saat ini masih melihat kreator TikTok membuat kerajinan resin tanpa perlengkapan keselamatan yang tepat. Menurut Wood, resin epoksi yang tidak diawetkan harus ditangani di ruangan yang berventilasi baik sambil mengenakan masker dan sarung tangan . Untuk itu dia khawatir kreator yang membuat karya dari resin ini tidak mengikuti aturan dan protokol pembuangan yang tepat.

Resin yang tidak diawetkan beracun bagi kehidupan laut dan dapat masuk ke sistem saluran pembuangan. Resin yang diawetkan dapat dibuang ke tempat sampah biasa, tetapi tidak dapat didaur ulang seperti plastik konsumen lainnya.

Beberapa aktivis lingkungan juga menyuarakan keprihatinan tentang seni resin di TikTok dalam beberapa bulan terakhir.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini