BPJS Kesehatan Lakukan Investigasi Kumpulkan Bukti Peretasan Data

Novie Fauziah, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 12:49 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 16 2415175 bpjs-kesehatan-lakukan-investigasi-kumpulkan-bukti-peretasan-data-XlE5fqRVLS.jpg Meretas data (Foto: ET)

Kebocoran data BPJS Kesehatan hingga saat ini masih jadi sorotan. Namun BPJS Kesehatan sudah menggandeng sejumlah pihak termasuk Cyber Crime Mabes Polri untuk mengusut tuntas kasus tersebut.

Direktur Utama BPJS Kesehatan Ali Gufron Mukti mengatakan, pihaknya siap menindak tegas pihak yang tidak bertanggung jawab atas kebocoran data peserta BPJS Kesehatan.

Ali Gufron menjelaskan, sejatinya sistem keamanan teknologi informasi di BPJS Kesehatan telah berlapis-lapis.

 data diretas

Selain itu, walaupun BPJS Kesehatan sudah melakukan sistem pengamanan sesuai standar yang berlaku, namun tak dimungkinkan akan ada terjadinya peretasan. Mengingat sangat dinamisnya dunia peretasan.

Menurut Ali Gufron, peretasan data sebenarnya dialami oleh banyak lembaga baik di dalam maupun luar negeri. Maka peretasan data BPJS Kesehatan bisa saja terjadi

Saat ini, terang dia, pihaknya akan melakukan investigasi untuk mencari kebenaran, serta mengumpulkan bukti apabila benar bahwa data peserta BPJS kesehatan telah diretas oleh pihak tak bertanggung jawab.

"Selain melakukan investigasi dan penelusuran jejak digital, saat ini kami juga sedang melakukan mitigasi terhadap hal-hal yang mengganggu keamanan data dalam proses pelayanan dan administrasi. Kami juga sedang melakukan penguatan sistem keamanan TI terhadap potensi gangguan keamanan data, antara lain meningkatkan proteksi dan ketahanan sistem," kata Ali Ghufron.

Sementara itu, Kabid Jaminan Keamanan Pusat Pertahanan Siber Kementerian Pertahanan (Kemhan), Kolonel Sus Trisatya Wicaksono mengatakan, langkah BPJS Kesehatan melaporkan kasus penawaran data di forum online ini kepada pihak yang berwenang begitu isu ini muncul, sudah tepat.

“Kemhan sangat berkepentingan dengan permasalahan tersebut sehubungan adanya kerja sama operasional antara Kemhan dengan BPJS Kesehatan terkait data anggota Kemhan/TNI yang terdaftar di BPJS Kesehatan," terangnya.

Kemudian, SVP Telkom Sigma, Imam Sukmana menuturkan akan membantu menangani kasus penawaran data di forum online sesuai dengan otoritasnya.

“Kami siap membantu upaya BPJS Kesehatan dan pihak-pihak yang berwenang lainnya dalam melakukan penanganan terhadap kasus penawaran data di forum online ini, sesuai dengan kapasitas kami,” ujarnya.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini