Youtuber Wajib Baca, YouTube Kini Bisa Memonetisasi Konten dan Iklan di Platform

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Selasa 25 Mei 2021 16:56 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 25 16 2415368 youtuber-wajib-baca-youtube-kini-bisa-memonetisasi-konten-dan-iklan-di-platform-9VKZyLwf6w.jpg Ilustrasi Youtube (foto: Reuters)

JAKARTA – Platform video Youtube mengumumkan akan mengubah persyaratan layanannya. Persyaratan ini mulai berlaku pada 1 Juni 2021 mendatang.

Sebelumnya, produk milik Google ini sudah lebih dulu memperbarui persyaratannya di Amerika Serikat, sejak November 2020.

Dalam isi surel tersebut, YouTube menegaskan bahwa persyaratan layanan barunya ini tidak mengubah akses atau penggunaan layanan YouTube secara siginifikan.

Baca Juga: YouTube Uji Coba Fitur Komentar Baru Bagi Penggunanya

Ringkasan poin-poin yang berubah dari persyaratan layanan YouTube meliputi:

Baca Juga:  YouTube Tambahkan Opsi Kualitas Video di Aplikasi Seluler

Pembatasan Pengenalan Wajah

Ketentuan Layanan sudah menyatakan bahwa pengguna tidak dapat mengumpulkan informasi apa pun yang dapat mengidentifikasi seseorang tanpa izin.

Meskipun selalu menyertakan informasi pengenalan wajah, Persyaratan baru ini lebih menegaskannya secara eksplisit.

Hak YouTube untuk Memonetisasi

 

YouTube memiliki hak untuk memonetisasi semua konten di platform dan iklan yang muncul di video dari saluran yang bukan di Program Mitra YouTube.

Pembayaran Royalti dan Pemotongan Pajak

Untuk kreator yang berhak mendapat pembayaran pendapatan, akan dianggap sebagai royalti dari perspektif aturan pajak AS. Google akan memotong pajak jika diwajibkan oleh hukum.

"Persyaratan baru akan berlaku pada 1 Juni 2021 untuk pengguna di luar AS. Dengan terus menggunakan YouTube setelah tanggal ini, Anda menyetujui Persyaratan baru," tulis YouTube.

"Harap diperhatikan, jika Anda mengizinkan anak Anda untuk menggunakan YouTube Kids, Anda juga menyetujui Persyaratan baru atas nama anak Anda," tandasnya.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini