Mengenal Super-Blood Moon, Jenis Gerhana Bulan yang Berlangsung Malam Ini

Bertold Ananda, Jurnalis · Rabu 26 Mei 2021 14:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 26 16 2415756 mengenal-super-blood-moon-jenis-gerhana-bulan-yang-berlangsung-malam-ini-KQizJFSjrY.jpg Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: Forbes)

HARI ini masyarakat Indonesia akan disuguhkan fenomena alam yang menarik dan sangat jarang terjadi. Itu adalah Super-Blood Moon atau gerhana bulan total (GBT). Disebut-sebut sebagai Super-Blood Moon karena ukuran bulannya saat mengalami gerhana terlihat lebih besar dan berwarna kemerahan.

Gerhana bulan sendiri merupakan peristiwa strinomi yang disebabkan terhalanginya sinar matahari oleh Planet Bumi. Ini menyebabkan cahaya tidak semuanya sampai ke bulan jika dilihat dari Bumi.

Baca juga: Gerhana Bulan Total Boleh Dilihat dengan Mata Telanjang? 

Peristiwa ini diakibatkan dinamisnya pergerakan posisi matahari, Bumi, dan bulan. Ini hanya terjadi saat fase purnama dan dapat diprediksi kemunculannya.

Peristiwa gerhana bulan total dapat terjadi saat posisi matahari-Bumi-bulan sejajar. Hal ini terjadi saat bulan berada di umbra Bumi yang berakibat pada puncak gerhana bulan total berlangsung, bulan akan terlihat berwarna merah (terkenal dengan istilah Blood Moon).

Gerhana bulan. (Foto: NASA)

Dikarenakan posisi bulan saat terjadi gerhana berada di posisi terdekat dengan Bumi (Perigee), maka bentuk bulan terlihat lebih besar dari fase-fase purnama biasa. Peristiwa itu disebut Super-Moon. Sehingga, gerhana bulan total pada hari ini, Rabu 26 Mei 2021, dikenal juga dengan Super-Blood Moon.

Peristiwa gerhana bulan total juga bisa dilihat di berbagai wilayah di Indonesia. Berikut ini daftar waktu dan wilayah yang dapat menyaksikan fenomena gerhana bulan total, seperti dilansir laman LAPAN.

Baca juga: 5 Lokasi Terbaik Menyaksikan Gerhana Bulan Total di Jakarta dan Sekitarnya 

Awal Penumbra

Pada pukul 15.46.12 WIB atau 16.46.12 WITA atau 17.46.12 WIB dapat disaksikan di Wilayah Papua dan Kepulauan Aru.

Awal Sebagian Gerhana Bulan Total

Pada pukul 16.44.37 WIB atau 17.44.37 WITA atau 18.44.37 atau WIB dapat disaksikan di Papua Barat, Maluku (kecuali Kepulauan Aru), Maluku Utara, Sulawesi Utara, sebagian Gorontalo, sebagian Sulawesi Tengah, Sulawesi Tenggara, Nusa Tenggara Timur.

Puncak Gerhana Bulan Total

Awal gerhana bulan total terjadi pada pukul 18.09.29 WIB atau 19.09.29 WITA atau 20.09.29 WIT dapat disaksikan di seluruh Indonesia; kecuali Aceh, Sumatera Utara, Sumatera Barat, sebagian Riau.

Puncak gerhana bulan total pukul 18.18.43 WIB atau 19.18.43 WITA atau 20.18.43 WIT. Seluruh Indonesia bisa menyaksikan; kecuali Aceh, Pulau Nias, sebagian Sumatera Utara.

Baca juga: 6 Fakta Pengaruh Gerhana Bulan terhadap Kesehatan Manusia 

Akhir Gerhana Bulan Total

Akhir gerhana bulan total terjadi pada pukul 18.27.57 WIB atau 19.27.57 WITA atau 20.27.57 WIT dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Akhir Sebagian Gerhana Bulan Total

Terjadi pada pukul 19.52.49 WIB atau 20.52.49 WITA atau 21.52.49 WIT dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Akhir Penumbra

Terjadi pada pukul 20.51.16 WIB atau 21.51.16 WITA atau 22.51.16 WITA dan dapat disaksikan di seluruh wilayah Indonesia.

Ilustrasi gerhana bulan total. (Foto: Dailystar)

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini