Jaringan 5G Bisa Memberi Dampak Besar ke Pariwisata

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Sabtu 29 Mei 2021 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 29 16 2417134 jaringan-5g-bisa-memberi-dampak-besar-ke-pariwisata-j7DgVsctE2.jpg Jaringan 5G (Foto: Brooking Institution)

Pengamat Telekomunikasi Ian Yosef M. Edward mengatakan, masuknya jaringan 5G di Indonesia berdampak ke sektor lain.

Jaringan generasi kelima ini akan berkembang untuk beberapa use case baru seperti autonomous car, smart surveillance ataupun Broadband IoT.

 pariwisata

"Sehingga dampaknya ke sektor lain akan sangat besar seperti Augmented Reality untuk parawisata," kata Ian melalui pesan singkat, Jumat (28/5/2021).

Jaringan 5G sendiri terdiri dari backbone dengan serat optik dan access dengan radio. Untuk akses radionya saat ini jika menggunakan 5G akan memiliki bit rate atau kecepatan yang lebih tinggi dibandingkan dengan 4G.

Dikabarkan sebelumnya, Telkomsel akhirnya memulai tonggak sejarah dengan merilis jaringan 5G secara komersial. Hal ini menjadikan Telkomsel sebagai operator pertama yang menyajikan 5G di Indonesia.

Direktur Utama Telkomsel Setyanto Hantoro menjelaskan, untuk menggunakan jaringan 5G, pengguna tak perlu mengganti kartu SIM baru, asal sudah menggunakan kartu bertipe uSIM atau kartu SIM 4G.

"Untuk saat ini jaringan 5G tidak perlu mengganti (kartu), asal sudah 4G," ujar Setyanto dalam konferensi pers beberapa waktu lalu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini