Perempuan Diminta Lebih Aktif Terlibat di Sektor TIK

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Senin 31 Mei 2021 12:30 WIB
https: img.okezone.com content 2021 05 31 16 2417868 perempuan-diminta-lebih-aktif-terlibat-di-sektor-tik-5SxauYQOjU.jpg TIK (Foto: Unsplash)

Kementerian Komunikasi dan Informatika berusaha keras mengikis kesenjangan peran perempuan di sektor teknologi informasi dan komunikasi (TIK) dengan mengusulkan pengembangan platform yang dapat menyuarakan aspirasi perempuan.

Sekretaris Jenderal Kementerian Kominfo, Mira Tayyiba mengatakan, usulan tersebut akan disampaikan dalam International Telecommunication Union (ITU) World Telecommunication Development Conference (WTDC).

 perempuan di sektor TIK

“Karena saat ini masih mayoritas pria yang paling banyak. Jadi, di sidang ITU kami mendorong perempuan untuk mengikis kesenjangan (peran di sektor TIK) itu. Tidak hanya sebagai delegasi, tetapi juga untuk menjadi pemimpin,” kata Mira belum lama ini seperti dikutip dari Antara.

Hal tersebut ini disampaikan Mira dalam Pertemuan Network of Women The Telecommunication Development Advisory Group (TDAG) yang berlangsung virtual.

Sebagai salah satu inisiatif di Asia dan Pasifik, Mira mengatakan Kementerian Kominfo ingin menciptakan platform untuk menyuarakan aspirasi perempuan.

Hal itu diperlukan untuk meningkatkan jumlah perempuan yang mengambil peran dalam struktur kepemimpinan serta proses untuk mempersiapkan WTDC dan konferensi lainnya di masa mendatang.

“Hal ini dapat dicapai dengan membangun platform dan jaringan tertentu bagi delegasi perempuan di setiap wilayah. Oleh karena itu, mari kita gunakan kesempatan ini untuk membangun progres sebelumnya dan menciptakan momentum,” kata dia.

Mira mengaku senang dapat berpartisipasi dalam Meeting Network of Women di TDAG 2021 untuk mengubah momentum tersebut menjadi tindakan dan memberdayakan perempuan di sektor TIK.

Mira juga memaparkan beberapa kegiatan yang telah dilakukan Kementerian Kominfo dan berdampak dalam upaya peningkatan partisipasi perempuan di kawasan Asia dan Pasifik dalam bidang TIK.

Pada 22 April 2021 lalu, kata dia, Kementerian Kominfo bersama ITU telah sukses menyelenggarakan Hari TIK di Indonesia untuk memperingati 10 Tahun Girls in ICT dengan segmentasi keterlibatan partisipasi pembicara perempuan.

“Pada segmen keterlibatan tingkat tinggi, Girls in ICT Day di Indonesia tidak mungkin dilaksanakan tanpa partisipasi dan kontribusi dari PBB dan organisasi regional lainnya, perusahaan sektor swasta, organisasi masyarakat sipil, dan akademisi,” ucapnya.

Selain itu, Mira menyatakan saat ini Kantor Regional ITU Asia dan Pasifik melakukan survei untuk mengetahui potensi pengembangan aktivitas nyata yang akan diselenggarakan pada bulan-bulan mendatang, termasuk pelatihan dan mentoring untuk perempuan.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini