Barack Obama Sebut Berbagai Konsekuensi yang Harus Dihadapi Jika UFO Benar-Benar Ada

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Kamis 03 Juni 2021 14:20 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 03 16 2419521 barack-obama-sebut-berbagai-konsekuensi-yang-harus-dihadapi-jika-ufo-benar-benar-ada-kvr5ByWtiU.jpg UFO (Foto: Pennlive)

KALAU keberadaan UFO memang benar adanya, mantan Presiden Amerika Serikat (AS) Barack Obama sudah memperkirakan, akan ada berapa konsekuensi yang akan terjadi.

Dalam wawancara di podcast The Ezra Klein Show, Obama mengatakan, ia benar-benar ingin mengetahui UFO yang terlihat dalam video yang dirilis oleh Pentagon.

Menurut Obama, jika UFO dan alien memang benar adanya, maka kemungkinan AS akan banyak menghabiskan biaya membeli senjata untuk mempertahankan diri.

 UFO

Di sisi lain, kata Presiden AS ke-44 itu, akan muncul banyak agama baru.

"Agama-agama baru akan bermunculan. Dan siapa yang tahu argumen macam apa yang akan kita hadapi. Kita ini pandai membuat argumen satu sama lain," ujarnya dikutip dari Daily Mail, Rabu (2/6/2021).

Pernyataan ini ia ungkap beberapa hari setelah Obama mengatakan bahwa dia telah melihat rekaman UFO yang telah terkonfirmasi.

Kendati demikian, Obama menyatakan tidak tahu tentang UFO meskipun ia punya akses luas pada data intelijen.

"Apa yang benar adalah bahwa ada rekaman dan rekaman benda-benda di langit yang kita tidak tahu persis apa itu," tuturnya.

"Kita tidak dapat menjelaskan bagaimana mereka bergerak, lintasan mereka. Mereka memang tidak memiliki pola yang mudah dijelaskan," imbuh Obama.

Istilah UFO baru-baru ini digantikan oleh fenomena udara tak dikenal, terutama mengingat Pentagon AS mendeklasifikasi tiga video pada April 2020.

Rekaman itu sebelumnya telah diakui sebagai nyata oleh Angkatan Laut, dan menangkap apa yang direkam pilot pada sensor video mereka selama penerbangan pelatihan pada tahun 2004 dan 2015.

Sebelumnya, mantan Letnan Angkatan Laut AS Ryan Graves yang menerbangkan pesawat tempur F/A-18 di lepas pantai Virginia antara tahun 2015 dan 2017 pernah melaporkan skuadron tempurnya melihat benda-benda bulat yang bergerak terbang di wilayah udara terbatas di dekat Pantai Virginia hampir setiap hari dari tahun 2015 hingga 2017 .

Tetapi laporan dari Direktur Intelijen Nasional, yang digabungkan dengan file militer rahasia, tidak dapat menjelaskan sejumlah insiden benda terbang tak dikenal selama beberapa dekade.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini