Keindahan dan Pernak-pernik Gerhana Matahari Cincin Api 10 Juni yang Bisa Dinikmati

Intan Rakhmayanti Dewi, Jurnalis · Selasa 08 Juni 2021 11:18 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 08 16 2421791 keindahan-dan-pernak-pernik-gerhana-matahari-cincin-api-10-juni-yang-bisa-dinikmati-RcpaBSgBz4.jpg Gerhana matahari cincin (foto: ThePrint)

JAKARTA - Fenomena langka gerhana matahari akan menghiasi langit pada 10 Juni 2021. Gerhana matahari yang dihasilkan akan menciptakan fenomena cincin api yang indah di langit.

Sayangnya fenomena ini hanya dapat disaksikan di bagian utara Bumi, yakni Pulau Ellesmere dan Baffin (Kanada), serta kawasan Siberia (Rusia). Gerhana cincin api ini juga sebagian terlihat di beberapa negara bagian AS.

Kota-kota seperti Toronto di Kanada dan New York dan Boston di AS masing-masing akan melihat antara 80 hingga 86 persen gerhana Matahari.

Baca Juga: Gerhana Matahari Cincin 10 Juni Hanya Terlihat di Wilayah Ini

Gerhana diperkirakan akan dimulai sekitar pukul 05.24 EST ketika Bulan lewat tepat di depan Matahari. Gerhana cincin ini akan mencapai puncaknya sekitar pukul 05.32 EST.

Para astronom memperkirakan seluruh peristiwa ini akan berlangsung lebih dari satu jam dan akan selesai pada pukul 06:30 EST.

Baca Juga:  Gerhana Matahari Berdampak pada Kondisi Pasang Air Laut

Wilayah lain seperti Greenland, Irlandia, Eropa, Rusia, negara Asia bagian tengah dan China bagian barat bisa menyaksikan gerhana matahari sebagian jika cuaca memungkinkan.

Di Inggris dan Irlandia, misalnya, 38 persen matahari akan terhalang bulan dan menjadi fenomena gerhana matahari parsial sekitar pukul 11.00 waktu setempat.

NASA menjelaskan, tidak pernah aman untuk melihat langsung sinar matahari, apalagi jika sedang terjadi gerhana matahari.

Kendati demikian, NASA mengingatkan agar masyarakt tidak melihat langsung fenomena tersebut tanpa alat bantu seperti kacamata gerhana.

"Saat menyaksikan gerhana sebagian, Anda harus memakai kacamata gerhana atau menggunakan metode tidak langsung alternatif," kata badan antariksa AS tersebut.

"Ini juga berlaku selama gerhana total hingga saat matahari benar-benar tertutup," tambah mereka.

(amr)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini