Menkes Budi Minta Investor Tajir Bangun Startup Bioteknologi

Muhammad Sukardi, Jurnalis · Selasa 15 Juni 2021 15:37 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 15 16 2425541 menkes-budi-minta-investor-tajir-bangun-startup-bioteknologi-Xvf8qKKqMY.jpg Startuo bioteknologi (Foto: Insight success)

MENTERI Kesehatan Budi Gunadi memiliki visi yang cukup menarik mengenai masa depan dunia kesehatan di masa yang akan datang. Satu contoh yang cukup menarik perhatian adalah terapi kanker.

"Ke depan, cancer treatment enggak akan pakai radiologi lagi, dihajar sel kankernya, tapi nanti akan dilakukan pengobatan bio-similar di mana nanti T-cell atau sel pembunuhnya didisain khusus untuk mematikan cancernya secara biologi," terang Menkes Budi dalam konferensi pers virtual, Selasa (15/6/2021).

 Menkes Budi

Ya, obat-obatan dan pengobatan atau terapi yang berbasis bioteknologi atau protein base itu sudah mulai dikembangkan beberapa negara salah satunya di Korea Selatan. Itu kenapa ia cukup yakin industri bioteknologi akan pesat perkembangannya di masa depan.

Oleh karena itu, Menkes Budi meminta para investor Indonesia yang tajir, jangan hanya fokus ke information technology startup saja. "Ayo, mulai fokus juga ke startup bioteknologi," mintanya.

Korea Selatan menjadi contoh nyata bagi Menkes Budi bahwa bioteknologi benar-benar berkembang pesat dan ada angin segar dari industri tersebut di kemudian hari.

"Di negara itu, saya lihat sudah mengembangan gen therapy, stem cell therapy, pun vaksin-vaksin yang cepat seperti Moderna dan Pfizer juga," terangnya.

Menurut Menkes Budi, Moderna dan Pfizer itu adalah perusahaan kecil atau startup yang kini mulai mendominasi vaksin di dunia. Mereka bisa maju pesat dan bisa dijadikan contoh.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini