Suhu Udara Jakarta Mendingin di Bulan Juni, Ini Penjelasan LAPAN

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Senin 28 Juni 2021 12:26 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 28 16 2431967 suhu-udara-jakarta-mendingin-di-bulan-juni-ini-penjelasan-lapan-Ja262gGUME.jpg Jakarta (Foto: Okezone)

SUHU udara permukaan di Jakarta mendingin selama bulan Juni 2021, dibandingkan bulan Juni 2020. Penurunan suhu minimum rata-rata sebesar 0,6 derajat Celcius.

Tren pendinginan suhu antara 0,5-1 derajat Celcius juga terjadi di Bandung sejak Januari hingga Juni 2021, jika dibandingkan pada periode yang sama di tahun 2020.

 Jakarta

"Kondisi penurunan suhu permukaan di daratan (Jawa Barat dan Tengah) ini juga diperlihatkan melalui data prediksi suhu permukaan, dari Sadewa-LAPAN pada 24 Juni 2021 pukul 06.00 WIB," kata LAPAN, dikutip dari akun Instagram @lapan_ri, Senin (28/6/2021).

Meski demikian, suhu harian itu memiliki fluktuasi harian yang erat dipengaruhi oleh jumlah pemanasan permukaan, yang diterima dari radiasi Matahari dan salah satu faktor penyebabny ditentukan oleh panas laten dari keberadaan awan.

Data penurunan suhu permukaan rata-rata di beberapa kota selama bulan Juni ini, terjadi pada kemarau basah dan kemungkinan berkaitan dengan fenomena front (perbenturan) dua massa yang berlainan, yaitu antara udara dingin dan udara hangat.

"Cold front menyebabkan udara dingin di permukaan mendorong dan mengangkat udara hangat di atasnya," tambah LAPAN.

Dalam konteks kemarau basah seperti saat ini, cold front dapat terbentuk dari pergerakan kuat monsun timuran (dari timur) Australia yang bersifat dingin.

Front dingin ini kemudian berbenturan dengan udara hangat dari barat, karena keberadaan vorteks dan dipole mode negatif di Samudra Hindia.

"Cold front kemudian meluas dan tertahan oleh eksistensi awan-awan dingin tebal yang persisten meliputi daratan," tutup LAPAN

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini