Intel Sebut Sapphire Rapids Tawarkan High Bandwidth Memory Terintegrasi

Dyah Ratna Meta Novia, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 10:10 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 16 2433060 intel-sebut-sapphire-rapids-tawarkan-high-bandwidth-memory-terintegrasi-ZnNXeiUWNQ.jpg Intel (Foto: Tech times)

INTEL memberi bocoran prosesor teranyarnya yang segera dirilis yakni Sapphire Rapids (SPR) Xeon Scalable generasi terbaru dengan memori bandwith tinggi (HBM).

Rencananya, prosesor itu baru rilis pada 2022, namun dalam gelaran International Supercomputing 2021 (ISC) memberi sedikit bocoran.

Dalam keterangannya pada Selasa, Intel menyebut Sapphire Rapids akan menawarkan High Bandwidth Memory (HBM) terintegrasi, memberikan peningkatan dramatis dalam bandwidth memori dan peningkatan kinerja yang signifikan untuk aplikasi dalam komputasi kinerja tinggi (HPC).

 Intel

Pengguna dapat menjalankan beban kerja hanya dengan menggunakan Memori Bandwidth Tinggi.

Contoh pelanggan prosesor Sapphire Rapids dengan HBM yang terintegrasi di antaranya adalah superkomputer Aurora Departemen Energi AS di Argonne National Laboratory dan superkomputer Crossroads di Los Alamos National Laboratory.

Platform berbasis Sapphire Rapids akan memberikan kemampuan unik untuk mempercepat HPC, termasuk peningkatan bandwidth I/O dengan PCI express 5.0 (dibandingkan dengan PCI express 4.0) dan dukungan Compute Express Link (CXL) 1.1, memungkinkan kasus penggunaan lanjutan di seluruh komputasi, jaringan, dan penyimpanan.

Selain peningkatan memori dan I/O, Sapphire Rapids dioptimalkan untuk beban kerja HPC dan kecerdasan buatan (AI), dengan mesin akselerasi AI bawaan baru yang disebut Intel Advanced Matrix Extensions (AMX).

Seperti dikutip dari Antara, Intel AMX dirancang untuk memberikan peningkatan performa yang signifikan untuk inferensi dan pelatihan deep learning. Pelanggan yang sudah bekerja dengan Sapphire Rapids termasuk CINECA, Leibniz Supercomputing Center (LRZ) dan Argonne National Lab, serta tim sistem Crossroads di Los Alamos National Lab dan Sandia National Lab.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini