Virgin Galactic Siap Bawa Penumpang ke Luar Angkasa

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Rabu 30 Juni 2021 12:34 WIB
https: img.okezone.com content 2021 06 30 56 2433141 virgin-galactic-siap-bawa-penumpang-ke-luar-angkasa-oJUh25O0GD.jpg Virgin galactic (Foto: The Verge)

VIRGIN Galactic akhirnya mengumumkan bahwa mereka telah menjadi perusahaan pertama yang mendapatkan izin dari Administrasi Penerbangan Federal (FAA) untuk membawa penumpang ke luar angkasa.

Keputusan FAA muncul sekitar sebulan setelah suksesnya uji terbang Virgin Galactic dari VSS Unity, pesawat luar angkasa SpaceShipTwo milik perusahaan.

 virgin galactic

Dua pilot di VSS Unity naik ke ketinggian 55,5 mil sebelum mendarat di Bumi pada 22 Mei, dan menyelesaikan penerbangan luar angkasa suborbital awak ketiga perusahaan.

Melansir dari Mashable, Rabu (30/6/2021), sejauh ini, Virgin Galactic hanya memiliki persetujuan untuk menerbangkan karyawan di pesawat luar angkasanya.

Izin baru yang didapat, akan memungkinkan miliarder dan pendiri Virgin, Richard Branson, untuk pergi ke luar angkasa dengan SpaceShipTwo.

Tetapi Branson sepertinya tidak akan menjadi miliader yang pertama ke luar angkasa. Sebab, Jeff Bezos, CEO Amazon, merencanakan penerbangannya pada 20 Juli mendatang.

Pasalnya, Virgin Galactic menyatakan masih perlu menguji pesawat luar angkasanya dengan kru penuh. Virgin Galactic belum menyusun rencana khusus untuk penerbangan uji awak penuh. Tetapi dalam pengumumannya, perusahaan mengatakan akan mulai di musim panas ini.

SpaceShipTwo pertama kali diumumkan ke dunia pada tahun 2009, dan melakukan uji terbang pertamanya pada tahun 2013. Unity VSS pertama kali melintasi penghalang ke luar angkasa pada tahun 2018.

Rekan perusahaan ruang angkasa swasta Blue Origin yang dipimpin oleh Jeff Bezos, dan SpaceX milik Elon Musk, juga sedang mencari persetujuan FAA untuk membawa penumpang.

Roket New Shephard Blue Origin telah sukses melakukan beberapa penerbangan uji coba tanpa awak, termasuk penerbangan latihan astronot pada bulan April lalu.

Sementara SpaceX telah menjalankan tiga penerbangan awak di pesawat ruang angkasa Crew Dragon-nya, termasuk satu uji awak dan dua penerbangan operasional ke Stasiun Luar Angkasa Internasional, tetapi belum pindah ke uji awak untuk roket Starship-nya.

Ketiga perusahaan ini memiliki tujuan wisata luar angkasa yang serupa. Pendekatan Virgin Galactic hampir sama.

Roket SpaceX dan Blue Origin diluncurkan secara vertikal dari tanah. SpaceShipTwo milik Virgin Galactic diluncurkan secara horizontal dari udara.

VSS Unity dibawa ke atmosfer di bawah kapal induk yang dijuluki White Knight Two, yang lepas landas dari landasan pacu seperti kebanyakan pesawat terbang.

Kemudian White Knight Two melepaskan pesawat luar angkasa, yang lepas landas dan memulai pendakian vertikal. Pendaratannya pun seperti pesawat terbang.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini