Catat, Besok Ada Fenomena Matahari Melintas di Atas Kakbah

Fikri Kurniawan, Jurnalis · Rabu 14 Juli 2021 19:03 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 14 56 2440673 catat-besok-ada-fenomena-matahari-melintas-di-atas-kakbah-c333U76m7s.jpeg Besok Terjadi Fenomena Matahari di Atas Kakbah (Foto: Unsplash)

JAKARTA- Fenomena Matahari di atas Kakbah akan kembali menyambangi bumi besok, Kamis (15/7/2021). Ini merupakan kedua kalinya fenomena ini terjadi. Sebelumnya matahari melintas di atas Kakbah juga terjadi pada 27 Mei lalu.

Di Indonesia, fenomena Matahari di atas Kakbah dibisa digunakan untuk meluruskan arah kiblat. Menurut, Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (LAPAN) fenomena yang juga disebut Istiwa'ul A'zham (Great Culmination) ini terjadi ketika deklinasi Matahari bernilai sama dengan lintang geografis Kakbah.

"Sehingga ketika tengah hari, Matahari tepat berada di atas Kakbah," tulis LAPAN seperti dikutip, Rabu (15/6/2021).

LAPAN mencatat puncak fenomena matahari di atas kakbah ini terjadi pada pukul 16.26.42 WIB atau 17.26.42 WITA atau 18.28.42 WIT. Fenomena ini juga dapat dirasakan oleh sebagian umat muslim di Tanah Air. Namun, sebagian Provinsi Maluku, mulai dari Maluku Tengah, Kabupaten Seram Bagian Timur, Kabupaten Kep. Tanimbar, dan Kabupaten Kep. Kei, tidak bisa merasakan fenomena ini.

Kemudian, Kota Tual, Kabupaten Maluku Barat Daya (minus Pulau Wetar), dan Kabupaten Kepulauan Aru, ditambah dengan Provinsi Papua Barat serta Provinsi Papua. Sementara itu untuk menentukan langkah-langkah dalam menentukan arah kiblat menggunakan Kuminasi Agung caranya yakni pertama-tama tentukan tempat yang akan diketahui arah kiblatnya, cari lokasi yang rata dan tentunya terkena cahaya matahari.

Lalu, sediakan tongkat lurus atau jika tidak ada, gunakan benang berbandul. Siapkan jam yang sudah dikalibrasikan. Kemudian, tancapkan tongkat di atas permukaan tanah dan pastikan tongkat benar-benar tegak lurus (90˚ dari permukaan tanah), atau gantungkan benang berbandul tadi.

Terakhir, tunggulah hingga waktu Kulminasi Agung tiba, kemudian amati bayangan tongkat atau benang pada waktu tersebut. Tandai ujung bayangan, kemudian tariklah garis lurus dengan pusat bayangan (tongkat/bandul). Garis lurus yang menghadap dari ujung ke pusat bayangan merupakan arah kiblat untuk tempat tersebut.

(nit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini