Ilmuwan Temukan Antibodi yang Diklaim Bisa Lawan Semua Varian Virus Corona

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Kamis 15 Juli 2021 11:51 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 15 56 2440984 ilmuwan-temukan-antibodi-yang-diklaim-bisa-lawan-semua-varian-virus-corona-2dUAheiGfK.jpg Ilmuwan Temukan Antibodi yang Diklaim Bisa Lawan Semua Varian Virus Corona (Foto: Unsplash/ Emin Baycan)

JAKARTA- Para ilmuwan telah menemukan antibodi super yang diklaim bisa melawan berbagai varian virus SARS-CoV-2 (penyebab Covid-19). Tak hanya itu antibodi tersebut juga diklaim dapat melawan virus corona yang terkait erat.

Penemuan ini diharapkan dapat membantu pencarian untuk mengembangkan perawatan dan vaksin yang luasu untuk virus corona. Melansir laman Nature, Kamis (15/7/2021) Ahli Biokimia di Fred Hutchinson Cancer Research Center di Seattle, Washington Tyler Starr mengungkapkan virus SARS-CoV-2 telah memperoleh mutasi yang memungkinkan virus lolos dari genggaman antibodi. Hal tersebut pun menjadi masalah dalam perawatan antibodi untuk Covid-19.

Para peneliti memeriksa 12 antibodi yang diisolasi dari orang yang telah pulih dari Covid-19 oleh Vir Biotechnology, sebuah perusahaan yang berbasis di San Francisco, California. Antibodi tersebut menempel pada fragmen protein virus yang mengikat reseptor pada sel manusia. Banyak terapi antibodi untuk infeksi SARS-CoV-2 mengambil fragmen protein yang sama, yang disebut domain pengikatan reseptor.

Ilmuwan Temukan Antibodi yang Diklaim Sembuhkan Semua Varian Corona

 Baca Juga: 

- Twitter Umumkan Hapus Fitur Fleet Mulai 3 Agustus

- WhatsApp Uji Coba Pengguna Terhubung ke Dekstop Tanpa Ponsel

Para peneliti menyusun daftar ribuan mutasi dalam domain pengikatan beberapa varian SARS-CoV-2. Mereka juga membuat katalog mutasi dalam domain pengikatan pada lusinan virus corona mirip SARS-CoV-2 yang termasuk dalam kelompok yang disebut sarbecovirus. Akhirnya, mereka menilai bagaimana semua mutasi ini memengaruhi kemampuan 12 antibodi untuk menempel pada domain pengikatan.

Satu antibodi, S2H97, menonjol karena kemampuannya untuk mematuhi domain pengikatan semua sarbecovirus yang diuji oleh para peneliti. S2H97, yang penulis sebut sebagai antibodi pan-sarbecovirus, mampu mencegah berbagai varian SARS-CoV-2 dan sarbecovirus lainnya menyebar di antara sel-sel yang tumbuh di laboratorium. Itu juga cukup kuat untuk melindungi hamster dari infeksi SARS-CoV-2.

“Itu antibodi paling keren yang kami jelaskan,” kata Starr.

Pemeriksaan lebih dekat terhadap struktur molekul S2H97 mengungkapkan bahwa ia menargetkan wilayah yang sebelumnya tidak terlihat dan tersembunyi dengan baik pada domain pengikatan bagian yang terungkap hanya ketika domain muncul untuk mengikat reseptor sel. Starr mencatat molekul yang menargetkan wilayah domain pengikatan ini dapat menghasilkan perlindungan terhadap banyak virus, dan mungkin suatu hari nanti digunakan dalam vaksin pan-sarbecovirus.

Sementara itu, 11 antibodi lainnya dapat menargetkan berbagai virus, tetapi semakin efektif antibodi memblokir masuknya strain SARS-CoV-2 yang paling awal diketahui ke dalam sel, semakin kecil kisaran virus yang dapat diikatnya. Tim juga menemukan bahwa antibodi yang dapat menonaktifkan berbagai macam virus menargetkan bagian dari domain pengikatan yang cenderung tidak berubah saat virus berevolusi.

"Ini adalah kabar baik bahwa tim telah mengidentifikasi antibodi yang dapat mengikat berbagai sarbecovirus," kata Arinjay Banerjee, ahli virologi di University of Saskatchewan di Saskatoon, Kanada.

Meskipun para ilmuwan tidak dapat menguji aktivitas antibodi terhadap virus yang tidak diketahui, Banerjee menambahkan, perawatan dan vaksin pan-sarbecovirus akan membantu mempersiapkan dunia untuk melawan virus corona berikutnya yang melompat dari satwa liar ke manusiaa.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini