Facebook Ikut Tangani Kasus Rasisme terhadap Pemain Timnas Inggris

Antara, Jurnalis · Jum'at 16 Juli 2021 13:59 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 16 57 2441640 facebook-ikut-tangani-kasus-rasisme-terhadap-pemain-timnas-inggris-rL6epCSqy4.jpg Facebook Ikut Tangani Kasus Rasisme Timnas Inggris (Foto: Unsplash/ Solen Feyissa)

JAKARTA- Kasus rasime mewarnai kekalahan Inggris terhadap Italia di final Piala Eropa 2020. Bahkan tiga pemainnya Marcus Rashford, Jadon Sancho dan Bukayo Saka menjadi korban rasisme di platform media sosial seperti Facebook dan Twitter.

Menangapi hal tersebut, perusahaan teknologi Facebook pun mencoba menggandeng negara Inggris dan para penegak hukumnya untuk membantu mendukung penyelidikan terhadap ujaran rasisme daring.

Melansir Reuters, Jumat (16/7/2021) keinginan untuk memburu para pelaku ujaran kebencian itu semakin kuat mengingat tokoh- tokoh besar seperti kapten tim skuad Inggris, bangsawan, hingga tokoh politik mengecam keras para pelaku perundungan daring itu.

 Para penegak hukum yang saat ini tengah menjalani diskusi bersama Facebook di antaranya Dewan Kepolisian Nasional Inggris, Unit Kepolisian Sepak Bola Dalam Negeri, dan pasukan setempat.

Facebook Ikut Perangi Rasisme Timnas Inggris

BACA JUGA:

Selain Wally Funk, Remaja 18 Tahun Ini Bakal Terbang ke Luar Angkasa Bareng Jeff Bezos

Mengenal Fenomena Bediding yang Bikin Suhu Udara Lebih Dingin di Musim Kemarau

Diskusi dilakukan untuk dapat memetakan kondisi dan situasi serta dapat mendukung penyelidikan aktif sehingga memastikan data yang diajukan merupakan valid.

Sebelumnya, Perdana Menteri Inggris Boris Johnson menegaskan pada para pelaku ujaran kebencian daring itu akan mendapatkan hukuman berupa larangan menghadiri permainan sepak bola jika terbukti bersalah.

Boris juga menyebut akan mendenda aplikator karena gagal menghapus konten bernada rasial itu. Facebook dan Twitter termasuk dalam daftar yang mendapatkan kecaman denda karena telah gagal menghapus konten bermuatan negatif itu dan alhasil informasi tidak baik itu tersebar secara global.

Padahal Facebook cukup ketat melarang ujaran kebencian lewat aplikasinya karena menurut klaimnya mereka telah menghapus 25 juta unggahan ujaran kebencian di Facebook dan 6 juta unggahan di Instagram selama kuartal pertama 2021.

(nit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini