PPKM Darurat Diperpanjang, Ini Tips Keamanan Siber saat WFH

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 10:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 54 2442282 ppkm-darurat-diperpanjang-ini-tips-keamanan-siber-saat-wfh-3GCV0ieLrJ.jpg Tips Aman saat WFH (Foto: Unsplash)

JAKARTA- Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat di Jawa dan Bali diperpanjang hingga akhir Juli 2021. Hal tersebut pun membuat sejumlah perusahaan kembali menerapkan sistem bekerja dari rumah atau work from home (WFH).

Saat WFH, pekerja harus memperhatikan keamanan siber. Terlebih kejahatan siber belakangan semakin meningkat di tengah pandemi ini.

Perusahaan keamanan siber, Kaspersky pun memberikan beberapa tips untuk menjaga keamanan siber yang yang bisa diterapkan selama WFH. Berikut ulasannya:

1. Gunakan Sandi yang Kuat

Gunakan kata sandi yang kuat untuk seluruh akun, Kaspersky menyarankan setidaknya ada 12 karakter, tidak mengandung kata yang ada dalam kamus dan menyertakan karakter khusus serta angka.

Demi keamanan, gunakan kata sandi yang berbeda untuk setiap akun. Jaga kerahasiaan kata sandi yaitu jangan membagikan dengan rekan kerja atau menyimpan dalam berkas. Sebagai keamanan tambahan, gunakan autentikasi dua langkas (two-factor authentication). 

Tips Keamanan Siber saat WFH

BACA JUGA:

Ponsel Lipat Samsung Bakal Hadir dengan Harga Lebih Murah Bulan Depan?

Canggih, Wastafel di Jepang Dilengkapi Tempat Simpan Ponsel dengan UV Sterilizer

2. Perhatikan Data Pribadi

Sebelum membuang dokumen, rusak berkas tersebut agar data-data yang ada di dalamnya, termasuk data pribadi, tidak bisa dibaca. Ketika berkirim dokumen, gunakan saluran yang aman dan hanya bagikan dengan orang yang dituju, bukan untuk semua orang.

3. Jangan Sembarang Klik Link

Untuk menghindari ancaman siber secara umum, cermati tautan atau link dalam email sebelum mengklik agar tidak terjebak phishing.

Jika bekerja di bidang keuangan, jangan pernah mengirim uang ke rekening tidak dikenal berdasarkan email atau pesan langsung. Hubungi secara langsung orang yang mengizinkan transfer untuk konfirmasi.

Kaspersky menyarankan untuk tidak memakai flash disk yang tidak yang tidak dikenal karena banyak kejahatan siber yang dikirim dengan cara tersebut.

4. Simpan Kontak Darurat

Siapkan kontan darurat berupa nama dan nomor telepon jika terdapat masalah seperti email mencurigakan atau perilaku komputer tidak biasa. Simpan juga kontak petugas keamanan, administrator sistem kantor dan pemilik bisnis.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini