Fakta Matahari Padam Pada Akhir Zaman Menurut Sains dan Alquran

Novie Fauziah, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 10:32 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 56 2442066 fakta-matahari-padam-pada-akhir-zaman-menurut-sains-dan-alquran-2Su8w7r4Yz.jpg Matahari Padam Pada Akhir Jaman (Foto: Unsplash/ John Towner)

JAKARTA- Matahari sangat pernting untuk kehidupan makhluk hidup, khusunya untuk manusia sebagai salah satu sumber kehidupan. Ukuran planet ini besar, panas serta cahayanya mengitari bumi sebagai penerang. 

Dikutip dari buku Alquran vs Sains Modern menurut Dr. Zakir Naik karya Ramadhani, dkk menyebutkan, pada suatu saat matahari akan padam dan menyebabkan kepunahan, terlebih bagi seluruh kehidupan di alam semesta.

Diketahui, cahaya matahari muncul karena terjadinya proses kimia pada permukaannya. Di mana proses tersebut berlangsung selama lima miliar tahun.

Kemudian di dalam Alquran disebutkan tentang kehidupan matahari yang sesungguhnya, yaitu sebagai salah satu tanda kekuasaanNya. Allah Subhanahu Wa Ta'ala berfirman:

وَٱلشَّمْسُ تَجْرِى لِمُسْتَقَرٍّ لَّهَا ۚ ذَٰلِكَ تَقْدِيرُ ٱلْعَزِيزِ ٱلْعَلِيمِ

Wasy-syamsu tajrī limustaqarril lahā, żālika taqdīrul-'azīzil-'alīm

Artinya: "Dan matahari berjalan ditempat peredarannya. Demikianlah ketetapan Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." (QS. Yasin: 38).

BACA JUGA:

WhatsApp hingga Telegram Jadi Target Scammer Sebar Link Berbahaya

Cara Posting Video Lebih dari 30 Detik di Status WhatsApp

Ayat tersebut dalam bahasa Arab yang digunakan ialah mustaqarr, artinya tempat atau waktu yang telah ditentukan. Oleh karenanya Alquran mengatakan, matahari berjalan menuju waktu yang telah ditentukan.

Hingga sampai pada waktu tertentu, matahari akan berakhir, redup atau padam. Selain itu dalam ilmu sains juga menjelaskan, bahwa benda-benda di alam semesta terbentuk akibat terjadinya peristiwa Big Bang atau ledakan besar.

Pada masanya, maka benda-benda ini juga akan hancur karena terjadi ledakan besar akibat kekuatan energi yang melampaui batas.

Kemudian dalam buku lain, Sains berbasis Alquran karya Ridwan Abdullah Sani, kondisi kehancuran alam semesta saat kiamat digambarkan di Surah At-Takwir ayat 1-2, yaitu sebagai berikut:

Iżasy-syamsu kuwwirat, Wa iżan-nujụmungkadarat

Artinya: "Apabila matahari digulung, dan apabila bintang-bintang berjatuhan," bunyi ayat tersebut." (QS. At Takwir: 1-2).

Apabila diperhatikan ayat tersebut menjelaskan, mengenai berkurangnya materi dan energi matahari seiring berjalannya waktu. Sehingga berubah menjadi bintang yang lebih redup. Kemudian nantinya matahari akan berubah gelap tanpa mengeluarkan cahaya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini