NASA Akhirnya Berhasil Perbaiki Teleskop Hubble

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Sabtu 17 Juli 2021 16:06 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 56 2442155 nasa-akhirnya-berhasil-perbaiki-teleskop-hubble-qKOQuPo4We.jpg NASA Berhasil Perbaiki Teleskop Hubble (Foto: Unsplash/ Brian McGowan)

Awalnya NASA mengira modul memori yang rusak akibat radiasi telah menyebabkan komputer gagal. Setelah ke modul memori cadangan, bagaimanapun, tidak memperbaiki Teleskop Hubble.

Selanjutnya, tim NASA menyelidiki bagian lain dari sistem komputer, dan mencoba menggunakan komputer muatan cadangan. Sayangnya, Hubble masih tidak dapat membaca dan menulis dari dan ke memori, sehingga membuatnya tidak dapat beroperasi secara normal.

Kontrol misi melakukan tinjauan formal terhadap semua proses yang mempengaruhi peralihan ke komputer muatan cadangan. NASA kemudian menemukan unit kontrol daya (PCU) yang cerdik mungkin yang harus disalahkan.

Bagian ini seharusnya menjaga suplai tegangan ke komputer muatan, dan jika tidak melakukan tugasnya dengan benar, komputer tidak akan berfungsi.

BACA JUGA:

Canggih, Wastafel di Jepang Dilengkapi Tempat Simpan Ponsel dengan UV Sterilizer

WhatsApp hingga Telegram Jadi Target Scammer Sebar Link Berbahaya

Jadi setelah beralih ke PCU cadangan, sistem Hubble dapat menyala, memungkinkan teleskop untuk melanjutkan pekerjaan sainsnya.

"Saklar itu termasuk menghadirkan Power Control Unit (PCU) cadangan dan Command Unit/Science Data Formatter (CU/SDF) cadangan di sisi lain unit Science Instrument and Command dan Data Handling (SI C&DH),” jelas NASA.

Perangkat lunak juga diunggah ke mesin untuk mengembalikannya ke pengoperasian. Untuk saat ini tim Hubble sekarang memantau perangkat keras untuk memastikan semuanya berfungsi dengan baik. Tim juga telah memulai proses untuk memulihkan instrumen sains dari konfigurasi mode aman mereka.

"Kegiatan ini diperkirakan akan memakan waktu lebih dari satu hari karena tim menjalankan berbagai prosedur dan memastikan instrumen berada pada suhu yang stabil. Tim kemudian akan melakukan kalibrasi awal instrumen sebelum melanjutkan operasi sains normal," tutup NASA.

(nit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini