Marak Hoaks Covid-19, Joe Biden Sebut Media Sosial Bisa Membunuh

Antara, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 07:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 57 2442272 marak-hoaks-covid-19-joe-biden-sebut-media-sosial-bisa-membunuh-dilRa15Ljz.jpg Joe Biden Sebut Media Sosial Bisa Membunuh (Foto: Reuters)

JAKARTA- Presiden Amerika Serikat Joe Biden mengungkapkan kekesalannya lantaran masih banyak hoaks terkait vaksin Covid-19 di media sosial. Dia bahkan menyebut aplikasi media sosial seperti Facebook dapat membunuh orang-orang karena tak bisa memberantas hoaks.

"Mereka membunuh orang-orang. Lihat lah, satu-satunya pandemi yang kita alami berada di orang-orang yang tidak divaksin," kata Joe Biden di Gedung Putih, seperti dikutip dari laman Reuters, Minggu (18/7/2021).

Hoaks tentang COVID-19 memang kerap kali ditemukan di media sosial seperti Facebook, Twitter dan YouTube. Peneliti dan pengambil kebijakan berulang kali menuduh Facebook gagal mengatut konten berbahaya yang beredar.

Joe Biden Sebut Media Sosial Membunuh karena Marak Hoaks

BACA JUGA:

Pecah Telur, TikTok Jadi Aplikasi Non-Facebook Pertama yang Tembus 3 Miliar Download

Fakta Matahari Padam Pada Akhir Zaman Menurut Sains dan Alquran

Facebook menyatakan mereka sudah memiliki aturan soal klaim yang salah tentang vaksin dan COVID-19 dan sudah memberikan informasi yang terpercaya untuk topik tersebut.

"Kami tidak akan terdistraksi oleh tuduhan yang tidak didukung fakta," kata juru bicara Facebook Kevin McAlister.

"Faktanya, lebih dari 2 miliar orang menonton informasi resmi tentang COVID-19 dan vaksin di Facebook, lebih banyak dibandingkan tempat lainnya di internet," imbuhnya McAlister.

Dia kemudian mengatakan lebih dari 3,3 juta orang Amerika juga menggunakan perangkat untuk menemukan di mana dan bagaimana cara mendapatkan vaksin.

"Faktanya menunjukkan Facebook membantu menyelamatkan nyawa. Titik," kata dia.

(nit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini