Aplikasi Ini Bisa Bantu Pasien Isoman Covid-19

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Minggu 18 Juli 2021 12:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 17 57 2442292 aplikasi-ini-bisa-bantu-pasien-isoman-covid-19-RvuasOObLO.jpg Aplikasi Ini Bisa Bantu Pasien Isoman (Foto: Bermix)

MALANG - Universitas Brawijaya (UB) melalui Satuan Tugas (Satgas) Ikatan Alumni (Ika) meluncurkan aplikasi berbasis website, ISOMAN untuk bantu pasien isolasi mandiri (isoman) Covid-19. Aplikasi tersebut membantu para pasien agar tetap terpantau dan memberikan layanan telekonsultasi dengan dokter bagi pasien yang membutuhkan.

Aplikasi berbasis website ISOMAN ini dapat diakses melalui laman http://ika.ub.ac.id/aplikasi-isoman/. Aplikasi ini juga dirancang untuk mudah digunakan untuk semua jenis perangkat smartphone.

Caranya pasien hanya perlu melakukan registrasi online pada link, memasukkan data diri dan memasukkan data gejala terkini yang dirasakan, sesuai dengan format yang sudah disediakan oleh aplikasi.

Aplikasi ISOMAN

BACA JUGA:

Ponsel Lipat Samsung Bakal Hadir dengan Harga Lebih Murah Bulan Depan?

Canggih, Wastafel di Jepang Dilengkapi Tempat Simpan Ponsel dengan UV Sterilizer

Aplikasi monitoring ISOMAN dilengkapi dengan fitur telekonsultasi dengan dokter dari Satgas COVID-19 Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya. Fitur ini hanya tersedia bagi pasien yang sudah membutuhkan tindakan lanjutan dalam masa isolasi mandiri.

Aplikasi ISOMAN versi awal ini dikhususkan bagi alumni dan keluarga besar Universitas Brawijaya. Nantinya aplikasi ini akan dikembangkan untuk bisa melayani masyarakat umum di wilayah Malang Raya.

Ketua Umum IKA UB, Ahmad Erani Yustika menuturkan, aplikasi ini menjadi bagian kepedulian Universitas Brawijaya kepada masyarakat umum yang tengah menjalani isolasi mandiri. Agar para pasien Covid-19 yang tengah berada di rumah, bisa terkontrol dan bisa dirujuk bila dalam kondisi memburuk.

"Aplikasi isoman ini diperuntukkan bagi alumni Universitas Brawijaya, keluarga besar Universitas Brawijaya dan juga masyarakat umum yang membutuhkan," ungkap Erani melalui keterangan tertulisnya.

Di sisi lain, banyak beredarnya informasi hoaks di masyarakat, membuat pihaknya turut terpanggil meluruskan dengan aplikasi ISOMAN ini. Apalagi UB memiliki sejumlah alumni yang kredibel dan mempunyai kemampuan dalam melayani telekonsultasi dan pemantauan pasien.

"Karena banyaknya kebutuhan terkait dengan fasilitas isoman dan telekonsultasi medis di tengah banyaknya info-info hoaks yang beredar. Para alumni dari Fakultas Kedokteran Universitas Brawijaya akan melayani telekonsultasi dan memantau pasien isoman," tutupnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini