Orang yang Divaksin Covid-19 Disebut Punya Gelombang Bluetooth, Ini Faktanya

Pernita Hestin Untari, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 19:00 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 54 2443059 orang-yang-divaksin-covid-19-disebut-punya-gelombang-bluetooth-ini-faktanya-n3fBUNZrJS.jpg Hoaks Orang yang Divaksin Punya Gelombang YouTube (Foto: National Cancer Institute/ Unsplash)

JAKARTA- Masyarakat belakangan dihebohkan dengan informasi yang menyebut penerima vaksin Covid-19 memiliki gelombang bluetooth. Pesan yang beredar di media sosial menyebut vaksin yang disuntikkan mengandung microchip atau magnet.

Tak hanya itu, pesan tersebut juga menampilkan petunjuk untuk mengecek gelombang bluetooth bagi orang yang sudah divaksin Covid-19.

"Orang yang sudah divaksin menunjukkan gelombang bluetooth. Bagi yang sudah di vaksin coba di tes. Caranya, jauhkan seluler/jaringan sekitar yg ada jaringan bluetooth kemudian nyalakan browsing bluetooth, jika muncul angka ^ kode itu adalah kode vaksin Anda," tulis pesan tersebut.

Cek Fakta Orang yang Divaksin Punya Gelombang Bluetooth

BACA JUGA:

Pertama Kali Bawa Manusia Terbang ke Angkasa, Intip Persiapan Blue Origin

WhatsApp Uji Coba Pencadangan Pesan Terenkripsi di Cloud

"Selamat bagi yang udah di vaksin, Anda jadi mayat hidup yang terkoneksi dengan signal 5G yang di kendalikan oleh Zionis serta pemerintah RRC," imbuh pesan itu. 

Faktanya dikutip dari laman Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo) berdasarkan covid19.go.id klaim tersebut tidaklah benar alias hoaks.

"Tubuh yang sudah divaksin tidak mungkin dapat terkoneksi ke bluetooth karena vaksin terdiri dari sejumlah bahan kimia yang tidak bisa mentransmisikan gelombang radio dari jarak pendek," tulis Kominfo.

Kominfo kemudian menjelaskan pengecek fakta, fullfact.org juga melakukan penelusuran untuk mengetahui AC dan EC berasal, ditemukan bahwa kode “EC”, yang diklaim sebagai vaksin sebenarnya adalah produk dari perusahaan Logitech yang membuat aksesori nirkabel.

Sementara itu kode “AC” adalah produk yang dibuat oleh perusahaan bernama Chongqing Fegui Electronics, yakni produsen sejumlah perangkat elektronik, seperti pemutar video, laptop, dan printer. Kode bluetooth yang tersambung pada perangkat elektronik orang di dalam video tersebut dimungkinkan berasal dari perangkat elektronik lainnya, entah itu laptop, komputer, atau smartphone yang ada di dekatnya.

1
2

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini