Dituding Membunuh Masyarakat Gara-Gara Hoaks, Ini Kata Facebook

Antara, Jurnalis · Senin 19 Juli 2021 10:05 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 19 57 2442717 dituding-membunuh-masyarakat-gara-gara-hoaks-ini-kata-facebook-15jHAiXDyK.jpg Facebook Dituding Membunuh Masyarakat Gara-Gara Hoaks (Foto: Unsplash)

JAKARTA- Facebook angkat bicara usai dituding membunuh masyarakat oleh Presiden Amerika Serikat Joe Biden. Seperti diketahui Biden menyebut media sosial semacam Facebook membunuh masyarakat lantaran tak bisa membendung hoaks terkait vaksin Covid-19 di platformnya.

Sementara itu Wakil Direktur Facebook, Guys Rosen menyebutkan, pihaknya justru ikut menyebarkan informasi soal vaksin.

"Data menunjukkan 85 persen pengguna Facebook di AS sudah atau mau divaksinasi Covid-19," kata Gosen seperti dikutip dari laman Reuters, Senin (19/7/2021).

Facebook Membela Diri Usai Dituding Membunuh Masyarakat

 BACA JUGA:

Pernikahan Zoom Dilarang Keras di New York, Ini Alasannya

The Ramp, Rekomendasi Game Skateboard yang Minimalis

"Target Presiden Biden adalah 70 persen warga Amerika divaksinasi pada 4 Juli. Facebook bukan alasan tujuan tersebut tidak tercapai," imbuhnya.

Hoaks tentang COVID-19 menyebar di media sosial, termasuk Facebook, Twitter dan YouTube. Presiden Biden sebelumnya menyatakan media sosial membunuh orang karena penyebaran hoaks.

"Mereka membunuh orang-orang. Lihat lah, satu-satunya pandemi yang kita hadapi adalah di antara orang-orang yang tidak divaksin. Mereka membunuh orang-orang," kata Biden.

Facebook sudah memperkenalkan aturan soal klaim yang salah tentang Covid-19 dan vaksin dan memberikan informasi terpercaya untuk topik tersebut.

(nit)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini