Tips Menjaga Keamanan Akun Twitter dari Serangan Hacker

Danang Arradian, Jurnalis · Selasa 27 Juli 2021 12:52 WIB
https: img.okezone.com content 2021 07 27 57 2446630 tips-menjaga-keamanan-akun-twitter-dari-serangan-hacker-QjCOcbANwW.jpg Twitter (Foto: The verge)

HACKER selalu mencari cara untuk meretas akun orang-orang demi keuntungan pribadinya. Oleh karena itu kita perlu meningkatkan keamanan akun Twitter.

Bahkan Twitter memperketat keamanan dengan menjadikan kunci keamanan sebagai satu-satunya metode Two-factor authentication (2FA).

Sistem keamanan 2FA membutuhkan dua jenis autentikasi yang dilakukan penggunanya, untuk memperkuat keamanan akun online mereka. Melalui akun @TwitterSafety, Twitter memberikan tips bagaimana agar pengguna menjaga akun mereka supaya lebih aman. Simak caranya!

 akun diretas hacker

1. Gunakan kata sandi unik

Minimum memakai 10 karakter kombinasi huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Gunakan kata sandi berbeda untuk tiap situs web yang dikunjungi. Pertimbangkan penggunaan perangkat lunak untuk mengelola kata sandi yang dapat menyimpan semua informasi masuk secara aman. Selain itu, pengguna dapat memilih Perlindungan pengaturan ulang kata sandi di pengaturan Akun Twitter.

2. Autentikasi dua faktor

Autentikasi dua faktor (2FA) memastikan hanya orang yang memiliki akses ke kata sandi dan nomor ponsel (atau kunci keamanan) yang dapat masuk ke akun Twitter. Mulai akhir Juni 2021, pengguna memiliki opsi menggunakan kunci keamanan sebagai satu-satunya bentuk autentikasi dua faktor (2FA), yang merupakan cara paling efektif untuk menjaga keamanan akun Twitter.

3. Masuk lewat situs Twitter resmi

Phishing selalu mengintai. Tampilan web phising mirip dengan halaman masuk Twitter sangat rentan mengecoh pengguna. Selalu periksa tautan yang dibuka, baik dari email maupun Direct Message sebelum memberikan data pribadi. Termasuk kata sandi. Ubah kata sandi sesegera mungkin jika terkena phishing.

4. Waspada pihak mengatasnamakan Twitter

Selalu waspada jika ada pihak yang mengaku perwakilan Twitter. Twitter tidak pernah meminta pengguna memberi kata sandi melalui email, Direct Message, atau balasan. Jangan membuka lampiran atau tautan jika menerima pesan untuk menginstal perangkat lunak apa pun.

5. Waspada jika ada peringatan masuk yang mencurigakan

Twitter akan mengirimkan notifikasi melalui email atau notifikasi push jika mendeteksi aktivitas mencurigakan atau saat masuk ke akun Twitter dari perangkat baru untuk pertama kalinya.

Notifikasi ini biasanya mencantumkan lokasi yang merupakan perkiraan alamat IP yang digunakan untuk mengakses Twitter. Melalui notifikasi ini, pengguna dapat memverifikasi siapa yang benar-benar masuk melalui perangkat tersebut.

6. Periksa tautan di Twitter

Orang-orang di Twitter banyak membagikan informasi menarik, dan banyak yang membagikan tautan ke situs lain, baik melalui Tweet maupun Direct Message. Jika melihat tautan menggunakan pemendek URL, seperti bit.ly atau TinyURL, memeriksa arah tautan tersebut sebelum membuka-nya. Gunakan plug-in gratis dari Chrome dan Firefox untuk menunjukkan URL yang diperpanjang tanpa harus mengklik terlebih dahulu.

(DRM)

Bagikan Artikel Ini

Cari Berita Lain Di Sini